Warga Geruduk Kantor Gubernur Kaltim Terkait Anggaran Rumah Dinas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Massa dari elemen warga dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda pada Selasa (21/4/2026). Protes tersebut dipicu oleh kekecewaan terhadap kebijakan anggaran daerah dan gaya hidup Gubernur Rudy Masud yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan pembangunan wilayah.

Pengunjuk rasa menyoroti alokasi dana renovasi rumah dinas gubernur yang mencapai Rp25 miliar di tengah kondisi pembangunan yang belum merata. Berdasarkan data LHKPN KPK Maret 2025 yang dilansir Warta Kota, Rudy Masud memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp166.521.104.827 setelah dikurangi utang sebesar Rp112.694.480.000.

Laporan kekayaan tersebut mencantumkan aset tanah dan bangunan senilai Rp26.500.500.000, dengan properti termahal berupa bangunan seluas 720 m2/590 m2 di Jakarta Selatan seharga Rp15 miliar. Selain itu, tercatat kepemilikan tiga unit kendaraan senilai Rp250.000.000, harta bergerak lainnya Rp450.000.000, kas Rp28.015.084.827, serta harta lainnya sebesar Rp224.000.000.000.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, memberikan klarifikasi mengenai akumulasi anggaran renovasi yang menjadi sorotan publik tersebut.

"Namun juga mencakup penataan ruang kerja di kantor gubernur serta renovasi rumah jabatan wakil gubernur." terang Faisal, Kepala Diskominfo Kaltim.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan gabungan dari berbagai pos anggaran dan tahapan waktu, bukan satu alokasi tunggal. Skema pembiayaan disebut berasal dari APBD 2024, APBD 2025, hingga Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

"Yaitu APBD Tahun Anggaran 2024, APBD 2025, APBD Perubahan 2025 atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT) serta ada pergeseran anggaran." kata Faisal, Kepala Diskominfo Kaltim.