Anggota Ditintelkam Polda Lampung, Bripka (Anumerta) Arya Supena, yang gugur ditembak begal saat memergoki aksi pencurian motor di Bandar Lampung, mendapat simpati dari masyarakat.
Pantauan di lokasi, sejumlah warga tampak meletakkan bunga dan berdoa di tempat kejadian perkara (TKP) sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terhadap Arya yang gugur saat menjalankan tugasnya.
Bunga-bunga itu diletakkan di sekitar lokasi penembakan, tepatnya di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung. Sejumlah warga yang melintas juga tampak berhenti sejenak untuk melihat lokasi kejadian.
Sebelumnya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan peristiwa bermula saat Arya yang tengah piket mendapati pelaku sedang melakukan aksi pencurian.
Saat ditegur, pelaku disebut melakukan perlawanan hingga terjadi pertikaian dengan korban. Dalam insiden tersebut, Arya ditembak di bagian kepala kanan hingga meninggal dunia.
“Ditemukanlah pelaku sedang melakukan pencurian. Kemudian ditegur, mereka berbalik, sempat berantem sama anggota, kemudian anggota langsung ditembak di kepala bagian kanan,” kata Helfi.
Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang dan kini masih dalam pengejaran polisi. Polisi juga masih menyelidiki jenis senjata api yang digunakan pelaku serta mendalami informasi terkait senjata milik korban yang disebut hilang usai kejadian.
"Sedang kita lakukan penyelidikan. Kita konfirmasi nanti apakah itu senjata anggota atau senjata para pelaku. Yang pasti pelaku juga membawa senjata," kata Helfi.
Polda Lampung menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan bersenjata karena dinilai membahayakan masyarakat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·