Wasit asal Jabar dominasi daftar calon peraih Referee Of The Year 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Wasit asal Jawa Barat (Jabar) mendominasi daftar kandidat atau calon peraih penghargaan Indonesian Basketbal League (IBL) Referee Of The Year 2026, setelah memimpin banyak pertandingan ketat selama musim reguler.

Sebanyak empat dari total lima nama yang masuk nominasi berasal dari Perbasi Jabar, yakni Budi Marfan, Rendi Putra Dwiantino, Yosep Norida, dan Rendra Lesmana sedangkan yang terakhir merupakan perwakilan Jawa Timur (Jatim) Arnaz Anggoro.

"Kelima nama wasit yang masuk nominasi berdasarkan penilaian oleh ofisial liga," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: 11 pemain masuk nominasi peraih IBL Sportsmanship Award 2026

Baca juga: IBL: Lima pelatih kandidat peraih IBL Coach Of The Year 2026

Junas menyebut, untuk menentukan nominasi penghargaan tersebut, pengelola liga membuat sejumlah pedoman.

Pertama adalah peringkat wasit yang dinilai berdasarkan kinerja mereka selama pertandingan musim reguler.

Selain itu, lanjut dia, nominasi ditentukan berdasarkan penilaian referee coach selama musim reguler.

Junas menambahkan, setiap wasit yang masuk nominasi, telah memimpin sedikitnya sembilan pertandingan pada musim reguler.

Pertimbangan lain yang berpengaruh pada penilaian adalah kemampuan wasit menghadapi komplain dari tim selama pertandingan berlangsung.

Kandidat yang berhasil melalui tahap penyaringan oleh IBL, tambah dia, berhak untuk dipilih melalui proses selanjutnya.

Untuk penghargaan itu pemilihan dan penilaian dilakukan oleh assesor wasit dan IBL, voting oleh pelatih kepala dari setiap klub peserta, serta 10 orang analis bola basket dan perwakilan media.

Baca juga: Lima pemain jadi kandidat peraih IBL Sixth Man Of The Year 2026

Baca juga: Lima pemain paling berkembang bersaing untuk IBL Most Improved Player

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.