Pertandingan lanjutan liga antara Dewa United FC menjamu Persib Bandung di Banten International Stadium pada Senin (20/04/2026) berakhir dengan ketegangan akibat keputusan wasit. Gol tuan rumah disahkan setelah melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR) meski sempat menuai protes keras dari para pemain tim tamu.
Insiden tersebut bermula saat serangan balik Dewa United dari sektor sayap yang diduga telah melewati garis lapangan sebelum gol tercipta. Dilansir dari Medcom, wasit utama tetap pada keputusannya karena bola dianggap belum keluar secara vertikal sepenuhnya sehingga permainan dinilai sah secara teknis.
Gelombang protes atas keteguhan keputusan perangkat pertandingan tersebut berlanjut ke ruang digital melalui kolom komentar media sosial. Para pendukung menyuarakan kekecewaan mereka terhadap cara kerja wasit yang dinilai tidak transparan dalam memanfaatkan teknologi bantuan layar monitor di pinggir lapangan.
"cukup kecewa dengan keputusan2 wasit, buat apa ada var kalo gak mau lihat langsung," ucap seorang netizen di Instagram Bandung Football.
Publik menilai perlunya pengawasan yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang dalam laga-laga krusial di masa mendatang. Penggemar sepak bola menuntut adanya keadilan bagi seluruh tim yang bertanding tanpa terkecuali.
"Emang mesti disuarakan, ini bukan doal Persib doang. Mau siapapun tim nya emang perangkat pertandingan mesti aware dan fair," kata netizen lainnya.
Sentimen negatif warganet juga menyoroti jargon keadilan yang sering digaungkan oleh penyelenggara kompetisi di dalam stadion. Ketidapuasan ini muncul karena keputusan dianggap tidak sejalan dengan semangat sportivitas yang dipromosikan.
"Ironis sekali di board tulisannya VAR is Fair tapi keputusannya sangat tidak fair," timpal warganet lainnya.
Beberapa komentar juga menekankan pentingnya akurasi keputusan wasit terutama saat kompetisi sedang memasuki fase perebutan gelar juara yang ketat. Kesalahan sekecil apa pun dinilai dapat berdampak besar pada hasil akhir klasemen musim ini.
"Semoga gak kejadian lgi, tapi kejadiannya pada saat rebutan gelar juara," tegas warganet.
Hingga saat ini, keabsahan proses gol tersebut masih menjadi topik hangat di kalangan pengamat sepak bola nasional. Pertandingan tetap berakhir dengan skor yang disahkan oleh perangkat pertandingan sesuai prosedur regulasi liga yang berlaku.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·