Jakarta -
Beli mangga organik Rp 300 ribuan, wanita ini kecewa dengan rasanya. Mangga itu diklaim bebas bahan kimia, tetapi ternyata hambar!
Buah organik yang bebas kimia memang dikenal lebih bagus untuk kesehatan dan keberlangsungan lingkungan. Buah ini biasanya ditanam dan dipanen tanpa residu pestisida sintetis, pupuk kimia, dan zat beracun lainnya yang bisa mengendap dalam tubuh.
Karena keunggulan tersebut, buah organik biasa dijual dengan harga lebih mahal. Sebab, biaya produksi, perawatan intensif, dan proses sertifikasinya lebih rumit dibandingkan pertanian konvensional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski lebih sehat, tampaknya soal rasa, buah organik belum tentu lebih unggul. Banyak penjual yang asal klaim demi mendapat keuntungan sendiri.
Beberapa pelanggan akhirnya pernah menjadi korban atas klaim palsu buah organik tersebut. Salah satunya wanita ini yang menceritakan pengalamannya tertipu beli buah organik di penjual lokal.
Seorang wanita mengunggah kejadian tersebut lewat media sosialnya. Pemilik akun @Naliniskitchen membeli 10 kilogram mangga seharga Rs 1.800 atau sekitar Rp 329.442 dari penjual lokal. Penjual ini sempat mempromosikan mangganya punya kualitas tinggi dan bebas dari bahan kimia. Penjual itu juga mengklaim jika mangganya dibawa langsung dari perkebunan, lapor news18.com (10/5).
Menurut unggahannya, mangga-mangga organik ini awalnya tampak matang sempurna dari luar. Warna kulitnya kuning-oranye cerah, sehingga memberi kesan jika mangga itu sudah matang dan siap dimakan.
Wanita ini sempat membeli mangga organik 10 kg di penjual lokal. Foto: X @Naliniskitchen
Namun, 5 hari kemudian ketika wanita ini memotongnya, ia menemukan bahwa sebagian besar mangga dagingnya berwarna putih pucat. Rasanya juga hambar.
Dalam unggahannya ia mengungkap, "Terlihat indah di luar tetapi seperti 'sampah' di dalamnya."
Merasa frustrasi dengan hal ini, ia memutuskan kembali ke penjual tersebut di malam harinya. Alih-alih langsung menegur, ia bertanya kembali soal harga mangga ini.
Penjual dengan konsisten menjawab harga yang sama seperti saat wanita ini beli, yaitu Rs 1800 atau Rp 329.442 untuk 10 kilogram mangga. Penjual juga meyakinkan kembali jika mangganya bebas bahan kimia dan diambil langsung dari perkebunan.
Menurut wanita itu, penjual juga memperbolehkan pelanggan mengembalikannya jika memang ada hal yang tidak disukai dari mangganya. Karena diperbolehkan, wanita ini mengembalikan mangga yang telah dibeli lima hari sebelumnya. Ia juga memberi tahu penjual bahwa mangga tersebut sudah busuk.
Rupanya penjual tidak marah atau menolak. Penjual langsung mengembalikan seluruh uang tanpa memeriksa buah atau mempertanyakan keluhannya.
Meski sudah dapat pengembalian uang, wanita ini tampak belum puas. Menurutnya, sikap penjual yang melakukan pengembalian uang langsung menunjukkan bahwa mangga tersebut memang kemungkinan besar punya kondisi yang tidak sesuai dengan 'promosi' atau 'klaim' di awal.
Namun, setelah 5 hari didiamkan, mangganya ternyata punya rasa hambar. Foto: X @Naliniskitchen
Wanita ini menyebut penjual melakukan penipuan dan menuduh beberapa penjual buah menggunakan istilah organik dan bebas kimia hanya untuk trik pemasaran supaya produknya bisa dibeli dengan harga jauh lebih tinggi.
Unggahannya viral di media sosial dan memicu diskusi luas tentang praktek pematangan buah dan kepercayaan konsumen.
Salah satu netizen berkomentar jika tidak ada yang murni dan alami lagi saat ini.
Netizen lain mengungkap, "Itulah penipuan sebenarnya. Tampak mengkilap di luar, mengecewakan di dalam. Menggunakan label bebas bahan kimia sebagai trik penjualan dan mematok harga premium adalah kecurangan terang-terangan."
Netizen ini bersyukur wanita itu masih memeriksa mangga dengan tenang dan berhasil mendapat pengembalian dana. Pasalnya, banyak pembeli yang tidak seberuntung itu ketika protes makanan yang mereka beli zonk.
Ada juga yang menyoroti mangga tersebut kemungkinan dimatangkan dengan kalsium karbida.
Beberapa juga membagikan pengalaman mereka sendiri dan saran untuk menghindari penipuan semacam ini.
Seorang netizen berkomentar, "Jenis mangga apa yang Anda makan? Kami mendapatkannya dengan harga Rs 5000 (Rp 915.474) per 10 kg. 100% organik diterima dalam kondisi mentah hijau dan dimatangkan di rumah dalam waktu sekitar 5 hingga 7 hari."
(aqr/adr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·