Sebanyak 12.500 buruh dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan bergerak ke Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dipusatkan di kawasan Monas Jakarta pada Jumat (1/5) besok.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, mengatakan jumlah tersebut terdiri dari sekitar 10.000 buruh yang tergabung dalam serikat pekerja serta 2.500 buruh dari masing-masing perusahaan di luar serikat.
“Yang sudah terdata di Polres Karawang kurang lebih 10 ribu dari serikat, kemudian sekitar 2.500 dari perusahaan di luar serikat,” ujarnya saat ditemui di Lapas Kelas IIA Karawang, Rabu (29/4).
Untuk mendukung kelancaran mobilisasi, Polres Karawang menyiapkan pengawalan sejak keberangkatan hingga kepulangan rombongan buruh ke Karawang.
Sebanyak 300 personel, kata dia, diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Mereka akan disiagakan di sejumlah titik keberangkatan, seperti Karawang Barat, Karawang Timur, dan Cikampek.
Namun terkait potensi konvoi kendaraan roda dua, pihaknya belum bisa merinci kesiapan pengawalan karena belum ada laporan masuk ke kepolisian.
"Dan kami sampaikan juga kepada teman-teman buruh agar melaporkan, mendatakan. Karena nanti kendaraannya itu yang akan digunakan untuk transport bolak balik itu akan ada stiker khususnya, di mana nanti dengan stiker khusus itu bisa akses tolnya bisa free, digratiskan oleh pemerintah," jelasnya.
"Kami lakukan pengawalan dari berangkat sampai kembali, agar perjalanan berjalan aman dan lancar," tambah Fiki.
Fiki memastikan situasi di Karawang saat May Day akan tetap kondusif, mengingat sebagian besar buruh akan mengikuti kegiatan terpusat di Jakarta.
"Kita antisipasi kan kalau ada sweeping, karena memang sampai dengan saat ini belum ada," tandasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·