Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani mengapresiasi akselerasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan pada Senin (21/4/2026). Kunjungan pimpinan MPR tersebut dilakukan untuk meninjau langsung perkembangan fisik pusat pemerintahan baru di Kalimantan Timur.
Apresiasi tersebut disampaikan Muzani setelah mendengarkan paparan komprehensif mengenai progres proyek dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Muzani menyoroti lompatan besar pada pembangunan infrastruktur pendukung, mulai dari Istana Wakil Presiden, kantor otorita, fasilitas ibadah, hingga bandara IKN yang masih terus dikerjakan.
"Hari ini pimpinan MPR berkunjung ke IKN dan kami berterima kasih kepada Kepala Otorita yang telah memberikan penjelasan secara detail mengenai perkembangan pembangunan," ujarnya Ahmad Muzani, Ketua MPR RI.
Politisi Gerindra tersebut menekankan bahwa rencana IKN sebagai pusat pemerintahan yang lengkap semakin nyata dengan dimulainya pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif. Langkah ini telah mengantongi persetujuan dari Presiden guna memperkuat integrasi seluruh cabang kekuasaan negara di satu wilayah.
"Artinya rencana IKN menjadi ibu kota negara dengan pusat pemerintahan yang lengkap semakin pasti," sambung Muzani.
Realisasi target pemanfaatan IKN sebagai ibu kota negara diharapkan dapat tercapai sepenuhnya pada tahun 2028. Muzani memandang transisi ibu kota dilakukan secara sistematis, mencakup kesiapan infrastruktur fisik maupun kesiapan sumber daya manusia yang akan bertugas di sana.
"Pemindahan dilakukan pelan tapi pasti. Itu menunjukkan adanya perencanaan yang matang," katanya Ahmad Muzani, Ketua MPR RI.
Terkait aspek finansial, Muzani memastikan dukungan anggaran telah disetujui untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di masa mendatang. Hal itu termasuk rencana pembangunan hunian bagi 732 anggota MPR, baik berupa apartemen maupun rumah tapak yang desainnya telah disetujui Presiden.
"Saya kira gedungnya sangat membanggakan, mencerminkan arsitektur ketatanegaraan Indonesia," ucap Muzani.
Muzani pun memberikan rangkuman singkat atas pengamatannya terhadap kualitas dan skala proyek yang sedang berlangsung di lapangan.
"Satu kata: megah, mewah, membanggakan," tutup Muzani.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·