Bhabinkamtibmas Polsek Muara Uya, Aiptu Fery Hermawan, menginisiasi program pemberdayaan ekonomi desa di Kecamatan Muara Uya, Tabalong, Kalimantan Selatan, melalui pengembangan sektor peternakan dan UMKM yang terpantau aktif pada Kamis (12/3/2026).
Dilansir dari Detikcom, inisiatif ini mencakup pemanfaatan anggaran ketahanan pangan desa untuk pengadaan indukan kambing bagi warga serta pendampingan kerajinan tangan dari pelepah pisang. Langkah tersebut bertujuan memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pekebun.
Tokoh masyarakat setempat, Deka Ali Asad, menjelaskan bahwa program peternakan ini menggunakan sistem gulir. Warga menerima satu hingga dua ekor indukan kambing untuk dikembangbiakkan, kemudian hasilnya dikembalikan ke desa untuk dipinjamkan kepada warga lain yang membutuhkan.
"Beberapa masyarakat dikasih beberapa indukan 1-2 ekor, kalau sudah beranak-pinak itu mengembalikan lagi untuk dipinjamkan lagi ke masyarakat yang lain, seterusnya seperti itu," jelas Deka Ali Asad, tokoh masyarakat Desa Uwie.
Program yang telah berjalan selama lebih dari tiga tahun ini telah mengubah Desa Uwie menjadi percontohan lumbung ternak di tingkat provinsi. Saat ini, populasi kambing hasil binaan tersebut diperkirakan mencapai 300 hingga 400 ekor, dengan rata-rata penjualan 30 sampai 50 ekor setiap minggunya ke wilayah Kalimantan Timur.
Selain peternakan, Aiptu Fery membina warga mengolah pelepah pisang kering menjadi produk bernilai ekonomis seperti peci dan topi. Satu buah peci dijual dengan kisaran harga Rp80.000 hingga Rp90.000, di mana seorang perajin mampu memproduksi hingga empat unit per hari.
Di Desa Santuun, personel Polri ini juga melakukan pendampingan kepada petani kopi untuk memperbaiki sistem promosi dan pemasaran. Kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perhutanan kabupaten berhasil membawa sampel kopi hasil produksi warga diakui sebagai salah satu kualitas terbaik hingga ke Jakarta.
Aiptu Fery juga meluncurkan program 'Bedangsanak' yang fokus pada sosialisasi pencegahan perundungan atau bullying di sekolah-sekolah dan tempat pengajian anak. Program ini dirancang untuk membangun kedekatan antara aparat kepolisian dengan anak-anak guna menghapus stigma menakutkan terhadap polisi sejak dini.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·