Air Zamzam: Keistimewaan, Khasiat, dan Kesalahan Saat Minum

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Air zamzam, yang dikenal sebagai air suci dalam Islam, memiliki sejarah panjang dan banyak keistimewaan. Sejak dahulu, air ini menjadi buruan umat Muslim saat menunaikan ibadah haji maupun umrah. Pada hari Senin, tanggal 20 Mei 2026, artikel ini membahas lebih lanjut mengenai keutamaan, khasiat, dan kesalahan umum yang perlu dihindari saat meminum air zamzam.

Air zamzam memiliki asal-usul yang berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS. Menurut riwayat, air zamzam muncul dari hentakan kaki Nabi Ismail AS. Air ini juga disebut memiliki khasiat bagi kesehatan dan spiritual, serta dapat mengenyangkan.

Umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa saat meminum air zamzam. Doa ini sebagai bentuk harapan agar air zamzam membawa keberkahan. Air zamzam telah mengalir selama ribuan tahun tanpa henti meski digunakan oleh jutaan orang setiap tahun, menurut sumber dari Cahaya.

Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik air di muka bumi ialah air zamzam. Air zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit," menurut riwayat Ibnu Abbas. Air zamzam juga pernah digunakan oleh Malaikat Jibril untuk membersihkan dada Nabi Muhammad SAW.

Terdapat beberapa kesalahan umum saat meminum air zamzam yang perlu dihindari. Kesalahan paling umum adalah meminum sambil berdiri, mengusap air ke bagian tubuh yang sakit, tidak membaca doa, dan mengabaikan kebersihan wadah. Sumber dari Cahaya menyebutkan, meminum air zamzam secara berlebihan juga tidak dianjurkan.

Selain itu, Rasulullah SAW juga pernah menggunakan air zamzam sebagai sarana pengobatan. Dengan memahami adab dan menghindari kesalahan saat meminumnya, umat Muslim dapat memperoleh manfaat optimal dari air yang penuh keberkahan ini.