Sebuah ambulans yang mengangkut jenazah menabrak bagian belakang truk fuso di KM 89 B, jalur dari arah Indrapura menuju Medan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.10 WIB di kondisi jalan lurus dan cuaca cerah. Namun, kecelakaan tak terhindarkan diduga akibat pengemudi ambulans kehilangan konsentrasi saat melaju di jalur cepat.
“Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi ambulans kehilangan konsentrasi saat melaju di jalur cepat," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut, Dhery Fajariandono, dikutip dari RMOLAceh, Selasa 5 Mei 2026.
Ambulans jenis Suzuki APV bernomor polisi BM 1873 AAE yang dikemudikan Arfin Hutauruk menghantam sisi kanan belakang truk fuso BM 9968 AO yang dikemudikan Richard Manalu. Truk saat itu berada di lajur lambat.
Benturan keras membuat bagian kiri ambulans ringsek parah. Dua penumpang dilaporkan tewas di lokasi, yakni Frankie Hutagalung dan Elisa. Keduanya diketahui berasal dari Pekanbaru dan Sei Rampah.
Sementara sopir ambulans, Arfin Hutauruk, mengalami syok dan luka ringan di bagian kaki. Di dalam ambulans juga terdapat jenazah bernama William yang rencananya akan dibawa ke Medan untuk proses kremasi.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Ia juga mengimbau para pengendara agar lebih waspada saat berkendara di jalan tol.
“Karena kecepatan tinggi sangat berisiko jika konsentrasi terganggu,” pungkasnya. 
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·