Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah tinggal di kawasan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Mei 2026 pagi.
Insiden maut tersebut terjadi di Jalan Teratai Blok G8 atau Jalan TB Simatupang Nomor 3, RT 03/RW 02, di mana api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 07.53 WIB. Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan 48 personel untuk memadamkan api.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengonfirmasi kabar duka tersebut dan mengenang sosok almarhum sebagai rekan dekat sejak masa pelatihan kaderisasi partai. Haerul Saleh yang wafat pada usia 43 tahun itu sebelumnya merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra yang bertugas di Komisi XI sebelum terpilih menjadi anggota BPK.
"Iya. Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun," kata Habiburokhman, Ketua Komisi III DPR RI.
Habiburokhman menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian koleganya tersebut. Ia mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.
"Kita doakan beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Habiburokhman.
Mengenai identitas korban, terdapat perbedaan data usia dari pihak kepolisian dan petugas lapangan, namun Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, memastikan korban jiwa atas nama Khaerul Soleh telah dievakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.
"Korban satu orang warga meninggal dunia. Untuk data masih dalam penyelidikan," ujar petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta.
Proses pemadaman di lokasi kejadian berlangsung sekitar satu jam hingga operasi dinyatakan selesai pada pukul 08.49 WIB. Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak berwenang menduga api dipicu oleh bahan kimia sisa pekerjaan bangunan di area rumah tersebut.
"Objek yang terbakar adalah rumah tinggal di Jalan TB Simatupang No. 3, RT 03/RW 02, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan," kata Asril Rizal, Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan.
Asril menambahkan bahwa laporan awal berasal dari warga yang melihat kepulan asap dari bagian atas bangunan. Dugaan sementara mengarah pada sisa bahan renovasi yang mudah terbakar di lantai tiga.
“Berdasarkan informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai tiga rumah yang terbakar. Diduga api berasal dari sisa-sisa thinner bekas renovasi rumah. Kemudian bapak RT langsung menghubungi petugas damkar untuk meminta bantuan,” ujarnya.
Khaerul Soleh ditemukan telah bernyawa setelah petugas berhasil melokalisasi api. Pihak keluarga dan kerabat mulai berdatangan untuk mengurus pemulangan jenazah dari rumah sakit.
“Korban meninggal dunia atas nama Khaerul Soleh (49) sudah dievakuasi petugas dan dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu,” pungkas Asril Rizal.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·