Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XI DPR RI Anna Mu’awanah mengusulkan agar penerima beasiswa (awardee) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bidang kesehatan dapat ditempatkan untuk mengabdi di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) setelah menyelesaikan studi.
Menurut Anna Mu'awanah di Jakarta, Senin, usulan tersebut disampaikan guna mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM) antara wilayah Jawa dan luar Jawa, terutama terkait tenaga kesehatan.
Sebab, menurut Anna ketimpangan SDM antardaerah hingga kini masih menjadi persoalan serius, termasuk minimnya dokter di sejumlah rumah sakit daerah.
"Rumah sakit mudah dibangun, tetapi tenaga dokternya itu sangat-sangat sulit," kata Anna dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.
Ia menyoroti banyak tenaga kesehatan yang akhirnya mengajukan perpindahan tugas dari daerah setelah diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN), meski sebelumnya sudah berkomitmen untuk mengabdi dalam jangka waktu tertentu. Menurut dia, kondisi tersebut membuat pemerataan pembangunan manusia sulit tercapai.
Maka dari itu, Anna berharap LPDP dapat menyusun skema yang tidak hanya mencetak SDM unggul, tetapi juga mendukung pemerataan tenaga profesional ke daerah-daerah yang membutuhkan.
Ia mengusulkan agar awardee LPDP memiliki komitmen penempatan kerja di wilayah 3T selama beberapa tahun setelah lulus.
"Harapan kami dengan skema dari LPDP agar bisa berkontribusi selain mencetak SDM, juga pemerataan. Bisakah Pak ke depan misal ada semacam komitmen mereka siap ditempatkan berapa tahun di wilayah 3T misal, harus Pak itu," terang Anna.
Selain itu, dirinya meminta agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penugasan tersebut agar penerima beasiswa benar-benar menjalankan pengabdian di daerah penempatan.
Menanggapi usulan tersebut, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan LPDP saat ini tengah memperkuat pengelolaan talenta nasional jangka panjang dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Menurutnya, Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Keuangan itu saat ini tak hanya fokus mengirim penerima beasiswa untuk menempuh pendidikan, namun juga memastikan lulusan ditempatkan pada bidang-bidang strategis yang dibutuhkan negara.
"Jadi kita tidak fokus hanya mengirimkan orang sekolah, tapi juga memilihkan satu sesuai dengan jurusan yang diinginkan oleh pemerintah, lulusannya untuk di bidang-bidang strategis. Kemudian kalau memungkinkan juga tentu disalurkan ke tempat-tempat yang memang dibutuhkan oleh negara," jelasnya.
Baca juga: BRIN-LPDP buka RIIM Kompetisi 2026, ajak periset manfaatkan pendanaan
Baca juga: Mendiktisaintek: Penerima beasiswa LPDP harus beri dampak kemajuan RI
Baca juga: Purbaya: Pembekalan TNI di LPDP untuk tingkatkan nasionalisme
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·