Antrean panjang terlihat di salah satu gerai ubi cream cheese di sebuah pusat perbelanjaan di BSD City, Kabupateng Tangerang. Bahkan sejak pagi hari saat pusat perbelanjaan baru dibuka, pembeli sudah mulai berdatangan dan membentuk antrean cukup panjang demi mendapatkan camilan yang sedang viral tersebut.
Tidak butuh waktu lama sampai stok ubi cream cheese habis terjual. Dalam beberapa kesempatan, stok yang baru keluar bahkan ludes dalam waktu kurang dari 30 menit. Popularitas dessert kekinian tersebut tampaknya sedang benar-benar tidak terbantahkan.
Pengunjung yang ikut antre pun datang dari berbagai kalangan usia. Namun kelompok yang paling mendominasi terlihat berasal dari Gen Z dan milenial yang penasaran mencoba jajanan viral yang ramai di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manis Alami Ubi Dipadukan Rasa Gurih Cream Cheese
Ubi cream cheese memiliki tampilan sederhana tetapi menarik perhatian. Camilan ini dibuat dari ubi Cilembu panggang yang dibelah lalu diisi cream cheese. Saat dipanggang, ubi Cilembu mengeluarkan rasa manis alami dengan tekstur lembut dan sedikit caramelized di bagian dalam.
Perpaduan rasa manis dari ubi dan asin gurih dari cream cheese menciptakan kombinasi rasa yang unik. Tekstur creamy dari cream keju juga membuat ubi terasa lebih lembut dan kaya rasa sehingga banyak pembeli penasaran ingin mencoba.
Beragam Alasan Pembeli Ubi Cream Cheese
Sebagian besar pembeli mengaku tertarik membeli ubi cream cheese karena penasaran dengan tren yang sedang viral. Salah satunya adalah Ardi, pria asal Tangerang yang rela ikut antre demi mencoba rasa jajanan tersebut.
"Pengen cobain aja rasanya gimana, unik juga keliatannya," kata Ardi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (14/5/2026).
Sementara itu, Silma (28) mengaku tertarik membeli karena menganggap camilan ini lebih sehat dibanding jajanan manis lain. Menurutnya, ubi cream cheese terlihat lebih sehat karena hanya menggunakan bahan utama ubi dan keju.
"Ubi kan sehat," katanya.
Pandangan seperti ini cukup banyak muncul di tengah tren makanan viral belakangan ini. Tidak sedikit masyarakat mulai mencari variasi camilan yang dianggap lebih alami dan tidak terlalu banyak menggunakan bahan ultra-processed food.
Pakar Ingatkan Tetap Perhatikan Kandungan Lemak
Praktisi kesehatan dr Tjandraningrum, SpGK menjelaskan bahwa ubi sebenarnya memiliki kandungan yang cukup baik untuk tubuh karena termasuk karbohidrat kompleks.
"Sebenarnya, kalau ubinya bagus ya, dia merupakan karbohidrat kompleks, serapnya juga cukup tinggi, jadi lambat diserap di dalam saluran cerna," ujarnya.
Namun ia mengingatkan bahwa penggunaan cream cheese tetap perlu diperhatikan karena kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi.
"Memang sih rasanya enak, tapi kadar lemak jenuhnya tinggi. Jadi ini yang menyebabkan pada orang-orang tertentu memicu terjadinya gangguan kesehatan. Jadi cream cheese-nya diusahakan jangan terlalu banyak, tipis saja. Mungkin sekitar 20-30 gram lah," jelasnya.
Meski begitu, tren ubi cream cheese menunjukkan masyarakat mulai tertarik pada variasi jajanan yang menggunakan bahan pangan lebih sederhana seperti ubi dibanding camilan yang tinggi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) seperti fast food dan ultra-processed food. Tetap perlu diperhatikan juga komposisi bahan tambahan yang digunakan agar kandungan gizinya tetap lebih seimbang.
Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(mal/up)
Dessert Viral Ubi Cream Cheese
3 Konten
Desset kekinian ubi cream cheese lagi viral banget, banyak yang rela antre lama untuk mendapatkannya di supermarket. Dianggap lebih sehat dibanding dessert berbahan tepung, tapi apakah benar-benar aman untuk diet?
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·