Arsenal Hadapi Tekanan Besar Jelang Semifinal Liga Champions

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Arsenal menghadapi tantangan berat untuk menjaga konsentrasi pada dua kompetisi besar sekaligus, yakni Liga Inggris dan Liga Champions, menjelang laga semifinal. Klub berjuluk The Gunners tersebut dijadwalkan bertandang ke markas Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano untuk melakoni leg pertama semifinal pada Kamis (30/4/2026).

Dilansir dari Detik Sport, posisi skuad asuhan Mikel Arteta saat ini masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan koleksi 73 poin. Namun, keunggulan tersebut dibayangi oleh Manchester City yang hanya tertinggal tiga poin dan masih memiliki satu tabungan pertandingan yang belum dimainkan.

Arsenal dituntut tampil sempurna dalam empat pertandingan tersisa di kompetisi domestik agar mampu mengamankan gelar juara. Situasi ini memaksa Meriam London untuk membagi energi secara merata karena mereka juga berambisi melaju jauh di pentas Eropa.

Legenda Manchester United yang kini aktif sebagai pengamat sepak bola, Gary Neville, memberikan pandangannya terkait dilema fokus yang dialami Arsenal. Neville menegaskan bahwa klub asal London Utara tersebut tidak boleh memprioritaskan salah satu kompetisi di atas yang lain.

"Tidak akan ada prioritas antara kedua kompetisi karena Anda harus berjuang untuk keduanya. Saya pikir para pemain Arsenal ini tahu bahwa mereka harus memenangkan Liga Premier dan mereka mungkin tidak memikirkan Liga Champions," ujar Neville.

Neville menambahkan bahwa pengalaman para pemain menjadi faktor pembeda dalam menghadapi tekanan di dua ajang ini. Ia menilai skuad Arsenal saat ini lebih memiliki kedekatan emosional dan teknis dengan perburuan gelar liga domestik dibandingkan kancah Eropa.

"Banyak dari pemain ini tidak tahu bagaimana memenangkan Liga Champions, tetapi mereka sudah sangat dekat dalam perebutan gelar dan mereka akan sangat bertekad untuk tidak gagal dalam hal itu," jelas Neville.

Terkait persaingan di Liga Champions, Neville berpendapat bahwa jalan Arsenal akan sangat terjal karena keberadaan tim-tim raksasa lainnya. Ia menyebut Paris Saint-Germain dan Bayern Munich sebagai kandidat yang lebih kuat untuk meraih trofi dibandingkan tim asuhan Arteta.

"Saya pikir Mikel Arteta harus berjuang di setiap pertandingan dan tidak memprioritaskan salah satunya, tetapi dia tahu bahwa Liga Inggris adalah kompetisi yang lebih mudah dimenangkan daripada Liga Champions saat ini," kata Neville.