AS: Pembicaraan Israel-Lebanon produktif dan positif

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Washington (ANTARA) - Putaran ketiga perundingan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat (AS) berakhir pada Kamis (14/5) setelah berlangsung sepanjang hari di Departemen Luar Negeri AS, dengan negosiasi dijadwalkan berlanjut pada Jumat, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri kepada Anadolu.

“Kami menjalani satu hari penuh pembicaraan yang produktif dan positif, berlangsung dari pukul 09.00 hingga 17.00. Kami menantikan kelanjutan pembicaraan besok dan berharap dapat menyampaikan perkembangan lebih lanjut,” kata pejabat tersebut.

Perundingan berlangsung ketika jumlah korban tewas akibat serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon terus meningkat, meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS mulai berlaku pada 17 April dan diperpanjang hingga 17 Mei.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan kepada Anadolu bahwa pihak AS diwakili oleh Penasihat Departemen Luar Negeri AS Michael Needham, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee, dan Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa.

Lebanon diwakili oleh Duta Besar Nada Hamadeh Moawad dan utusan khusus presiden Lebanon Simon Karam, kata pejabat tersebut.

Sementara itu, Israel diwakili oleh Duta Besar Yechiel Leiter, Wakil Penasihat Keamanan Nasional Yossi Draznin, serta sejumlah pejabat militer senior.

Sebelumnya pada Kamis, serangan Israel terhadap kompleks permukiman di kota Srifa, Lebanon selatan, di wilayah Tyre menewaskan dua orang, menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA).

Dalam serangan terpisah, satu orang terluka akibat serangan pesawat nirawak di wilayah antara kota Breqaa dan Zrariyeh di Nabatieh, lapor NNA.

Pesawat tempur Israel juga melancarkan serangan di kota Ain al-Tineh, Yahmar, Loubaya, dan Sohmor di wilayah Bekaa Barat, Lebanon timur. Belum ada informasi mengenai korban dalam serangan tersebut.

Sejak 2 Maret, serangan Israel di Lebanon telah menewaskan sedikitnya 2.896 orang, melukai lebih dari 8.824 orang, dan menyebabkan lebih dari 1,6 juta warga mengungsi, atau sekitar seperlima populasi negara itu, menurut pejabat Lebanon.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Serangan udara Israel hantam 28 wilayah di Lebanon

Baca juga: Korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon capai 2.702 orang

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.