Sebanyak 10.000 kendaraan dilaporkan melintas menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (15/5/2026) pagi di hari kedua libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Pihak kepolisian sejauh ini belum memberlakukan sistem satu arah karena volume arus lalu lintas dinilai masih berada dalam batas normal.
Kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau ramai lancar, terutama bagi kendaraan yang datang dari arah Tol Jagorawi maupun jalur arteri Ciawi. Dilansir dari Detikcom, Satlantas Polres Bogor mencatat adanya penurunan jumlah kendaraan yang melintas menuju arah atas dibandingkan hari pertama libur panjang.
"Arus kendaraan di Pos Gadog terpantau ramai dan lancar. Sampai dengan saat ini Polres Bogor belum menerapkan rekayasa lalulintas one way ke arah atas, mengingat volume kendaraan yang masih dalam batas normal," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Afif Widhi Ananto, Jumat (15/5/2026).
Situasi ini dilaporkan berbeda dengan kondisi pada Kamis pagi, di mana kepolisian langsung mengambil tindakan diskresi berupa pemberlakuan sistem satu arah sejak pagi hari.
"Berbeda dengan hari sebelumnya, hari Kamis, di mana sudah diberlakukan one way ke arah atas dari Jakarta menuju ke puncak pada pukul 07.30 WIB," imbuh Afif.
Data kepolisian menunjukkan bahwa jumlah 10.000 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak tersebut mengalami penyusutan sekitar 6 persen jika dikomparasikan dengan data hari sebelumnya.
"Sampai dengan saat ini, volume kendaraan yang melintas dari Gerbang Tol Ciawi menuju ke arah puncak berjumlah 10.000 kendaraan, menurun sekitar 6 persen dibandingkan dengan hari kemarin," kata Afif.
Meski secara keseluruhan terpantau lancar, sejumlah titik kepadatan tetap terjadi di persimpangan jalan akibat tingginya aktivitas kendaraan keluar masuk. Titik kepadatan tersebut di antaranya berada di Simpang Pasir Muncang dan kawasan Megamendung.
"Tadi sempat dilakukan penerapan pemenggalan untuk kendaraan yang akan naik ke atas, namun belum diberlakukan one way secara menyeluruh dari Gadog sama dengan ke Puncak," kata Afif.
Petugas di lapangan tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan arus balik dari arah Puncak menuju Jakarta yang diprediksi terjadi pada siang hingga sore hari.
"Rencananya untuk rekayasa lalu lintas one way ke arah bawah, dari arah Puncak menuju ke Jakarta masih diberlakukan secara situasional, melihat dari volume kendaraan yang melintas," kata Afif.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·