AS tawarkan Rp172 miliar untuk informasi Hashim Finyan Rahim al-Saraji

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) menawarkan imbalan hingga 10 juta dolar AS (sekitar Rp172 miliar) untuk informasi tentang pemimpin kelompok Kata'ib Sayyid ul-Shuhada (KSS) Irak yang diduga didukung Iran, Hashim Finyan Rahim al-Saraji, kata Rewards for Justice (RFJ) Departemen Luar Negeri, Jumat (24/4).

"Imbalan hingga Rp172 miliar untuk informasi tentang Pemimpin KSS Hashim Finyan Rahim al-Saraji," kata RFJ di platform X. Kelompok tersebut bersekutu dengan Iran, tulisnya.

Menurut RFJ, KKS diduga bertanggung jawab atas kematian warga sipil Irak. Kelompok itu juga menyerang fasilitas diplomatik serta personel dan pangkalan militer AS yang berada di Irak dan Suriah.

RFJ meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan al-Saraji untuk memberi tahu mereka melalui saluran informasi Tor atau aplikasi pesan Signal. Bagi informan yang memenuhi syarat akan diberikan perlindungan (relokasi) dan imbalan, tambahnya.

Pada 1 April, Departemen Luar Negeri menawarkan imbalan hingga 3 juta dolar AS (sekitar Rp51 miliar) untuk informasi tentang serangan terhadap fasilitas diplomatik AS di Irak.

Pada 9 April, departemen tersebut kemudian memanggil Duta Besar Irak untuk Washington terkait serangan terhadap fasilitas diplomatik Amerika di Baghdad, yang diduga dilakukan oleh kelompok yang "bersekutu dengan Iran".

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

​​​​​​​Baca juga: AS sanksi komandan milisi Irak karena serangan ke personel AS

Baca juga: Presiden Prancis mengaku berdialog dengan pemimpin Kurdistan Irak

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.