Asbanda Dorong Bank Pembangunan Daerah Perkuat Pengelolaan Ekonomi

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan ekonomi regional pada Kamis (16/4/2026). Langkah ini diperlukan guna menghadapi dinamika kebijakan fiskal serta tekanan Transfer ke Daerah (TKD).

Agus menegaskan bahwa peran BPD tidak boleh lagi sebatas menjadi lembaga intermediasi keuangan yang pasif atau tempat penyimpanan dana pemerintah daerah semata. BPD diharapkan mampu menjadi tokoh sentral dalam menjaga stabilitas likuiditas sekaligus mengakselerator pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing.

"Ke depan, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh APBD, tetapi juga oleh seberapa kuat BPD mampu mengelola, menggerakkan, dan mengakselerasi aliran dana di daerah," ujar Agus H. Widodo dalam keterangan tertulis yang dilansir dari Detik Finance.

Keterbatasan ruang fiskal akibat pemangkasan dana transfer dianggap sebagai momentum strategis bagi perbankan daerah. BPD didorong untuk mengoptimalkan pengelolaan dana, memperkuat penyaluran kredit ke sektor produktif, serta membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi di wilayahnya.

Ada tiga arah kebijakan utama yang ditekankan untuk memperkuat posisi BPD dalam sistem keuangan nasional. Poin tersebut mencakup penguatan tata kelola dan manajemen risiko untuk meningkatkan kepercayaan publik, serta transformasi operasional berbasis digital guna efisiensi layanan.

Selain itu, Asbanda menyoroti pentingnya peran BPD dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari ekosistem daerah. Transformasi ini diharapkan menjadikan BPD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.