Selebgram Ayu Aulia menggelar konferensi pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/5/2026) malam untuk mengklarifikasi unggahannya di media sosial terkait isu dihamili pejabat hingga kehilangan rahim.
Ayu Aulia menegaskan bahwa pernyataan kontroversial mengenai hubungan dengan bupati tersebut dibuat saat kondisi psikologisnya tidak stabil akibat pengaruh obat-obatan pasca-operasi histerektomi.
Langkah hukum dan penjelasan resmi ini diambil setelah munculnya spekulasi liar yang menyeret beberapa nama pejabat daerah serta tudingan aborsi dari rekannya, Lisa Mariana.
Kuasa hukum Ayu Aulia, Herdiyan Saksono, menyatakan bahwa kliennya sedang dalam kondisi tidak sehat secara fisik dan emosional setelah menjalani operasi besar akibat penyakit tumor ganas dan adenomiosis.
"Saya di sini mewakili klien saya, Ayu Aulia, untuk mengklarifikasi berita yang sudah sangat-sangat liar," kata Herdiyan Saksono.
Herdiyan menjelaskan bahwa penyakit serius yang diderita Ayu membuat emosinya tidak stabil sehingga mencurahkan keresahan pribadinya melalui media sosial.
"Sebetulnya kan ada pihak-pihak yang secara tidak langsung dan langsung menjadi korban dari keresahan klien saya karena memang penyakit yang diidapnya ini cukup serius dan butuh perhatian lebih, sehingga dicurahkan melalui story Instagram," ujar Herdiyan Saksono.
Pihak pengacara juga menegaskan bahwa nama-nama inisial yang sempat diunggah oleh Ayu tidak memiliki hubungan langsung dengan sosok tertentu di dunia nyata.
"Yang beredar ya yang ada R, ada MR, ada RK, ada RKS, ada RHS dan lainnya, mohon maaf bahwa klien saya itu dalam keadaan kurang sehat," lanjut Herdiyan Saksono.
Menurut Herdiyan, pernyataan-pernyataan di media sosial tersebut murni merupakan luapan kegundahan hati kliennya yang terdampak oleh proses pengobatan reproduksi.
"Itu adalah luapan kegundahan hati dari Ayu ini. Apakah memang ada person-nya? Betul memang ada person. Tapi apakah ada hubungan langsung? Saya pikir itu bisa saya bantah kali ini," jelas Herdiyan Saksono.
Kondisi medis yang memaksa Ayu mengonsumsi obat-obatan keras dinilai menjadi pemicu utama munculnya unggahan yang tidak terkontrol tersebut.
"Pengaruh dari pengobatannya lah. Jadi agak ngelantur sedikit begitu," tutup Herdiyan Saksono.
Sementara itu, Ayu Aulia membantah adanya tekanan dari pihak luar yang memaksa dirinya untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf di depan publik.
"Ngak ada sih. Semuanya luapan emosional aja," ujar Ayu Aulia.
Ayu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para pejabat yang namanya ikut terseret oleh asumsi netizen di media sosial.
"Saya mohon maaf untuk pihak-pihak terkait yang merasa namanya mungkin terbawa-bawa," ungkap Ayu Aulia.
Dalam tayangan Youtube Cumicumi, Ayu yang kini berusia 31 tahun menceritakan bahwa tumpukan masalah emosional selama bertahun-tahun menjadi penyebab dirinya lepas kendali.
"Ya, semuanya luapan emosional aja. Apa yang terjadi sama saya itu kan begitu berat deretannya ya. Dari tahun ke tahun, dari tahun ke tahun itu saya simpan sendiri gitu loh. Jadi hanya luapan emosional," ujar Ayu Aulia.
Secara spesifik, Ayu menyebutkan nama-nama tokoh publik seperti Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan untuk menyampaikan penyesalannya atas kegaduhan yang terjadi.
"Saya minta maaf kepada Bapak Ridwan Kamil. Hai Akang, saya minta maaf. Saya juga minta maaf kepada yang bersangkutan, Bapak Roby Kurniawan dan keluarga, terus RR yang lain," ucap Ayu Aulia.
Ayu juga membantah keras tuduhan yang menyatakan bahwa kerusakan rahimnya disebabkan oleh tindakan pengguguran kandungan di masa lalu.
"Itu edukasi untuk para perempuan, jangan sampai seperti saya. Dulunya saya mungkin nakal, tapi saya bukan ani-ani. Ya, tidak pernah ada price tag di, di dalam diri saya berapa ya. Saya tidak dijual, not for sale," kata Ayu Aulia.
Ia mengingatkan generasi muda untuk lebih berhati-hati dalam menjalani hubungan agar tidak mengalami risiko kesehatan yang fatal seperti dirinya.
"Saya cuma mau bilang, kan sekarang banyak anak-anak di luaran sana yang living together, masih muda. Jadi hati-hati gitu. Terus kalau, kalau aborsi itu menyebabkan yang fatal seperti ini gitu," pungkas Ayu Aulia.
Di sisi lain, video dari Tribun-Video.com merekam momen ketika Ayu berseloroh mengenai alasannya membawa-bawa nama pejabat dalam unggahan terdahulunya.
"Ngelantur aja. Ya kan keren kalau hamil sama bupati... Apalagi kalau sama anaknya nomor dua gitu di Indonesia ini yang sebelumnya," seloroh Ayu Aulia.
Persoalan ini sebelumnya memanas setelah seorang rekan Ayu bernama Lisa Mariana meluapkan kemarahannya melalui Instagram Story yang dilansir medcom.id.
"MUAK GUE! Apa banget sih lu Yu, kita yang sudah tahu drama lo lagi ngakak nih. Kalau lo cewek baik-baik yang kehilangan RAHIM gue kasihan. Lah ini gara-gara aborsyong terus-terusan. Ya lo nikmatin deh tuh," tulis Lisa Mariana.
Lisa menuduh Ayu sengaja membuat narasi palsu yang mengambinghitamkan oknum pejabat demi menutupi konsekuensi dari perbuatannya sendiri.
"Heh Ayu Aulia udahin ya drama lo, pakai billing rahim diangkat gara-gara oknum pejabat, rahim lo ilang akibat ulah lo sendiri, suka gugur-guruin (aborsi)," ungkap Lisa Mariana.
Lisa bahkan mengklaim memiliki informasi mengenai lokasi rumah sakit di Kelapa Gading tempat Ayu diduga melakukan tindakan tersebut dan mengaku hampir menjadi korban penjebakan.
"Lu pikir gue gak tau, dan lu juga pernah paksa gue, pernah mau jebak gue untuk aborsi anak gue, itu karma," lanjut Lisa Mariana.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·