Park Ji&hoon Tanggapi Kesuksesan Film dan Ceritakan Beban Diet Ketat

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Aktor sekaligus penyanyi asal Korea Selatan, Park Ji-hoon, mengungkapkan pandangannya terkait keberhasilan masif film terbarunya yang menembus belasan juta penonton serta membagikan pengalamannya melakukan manajemen berat badan yang ketat. Penjelasan tersebut disampaikan saat ia menjadi bintang tamu dalam program bincang-bincang daring yang disiarkan pada saluran YouTube Cha-rin-geon Jwip-pul-do eop-seu-man pada Jumat (15/5/2026).

Film sejarah berjudul The King's Warden atau dikenal juga sebagai The King and the Man Who Lives tersebut mencatat sukses besar sejak dirilis pada 4 Februari 2026. Dilansir dari Starnewskorea, karya besutan sutradara Jang Hang-jun ini sukses mengumpulkan pendapatan sebesar 113,5 juta dolar AS dari 16,28 juta penonton hingga April 2026, menjadikannya film terlaris kedua sepanjang masa di Korea Selatan.

Dalam tayangan video tersebut, pembawa acara Lee Young-ji membuka percakapan dengan melontarkan kekaguman terhadap status baru sang aktor setelah filmnya menembus angka belasan juta penonton.

"Am I a 16 million actor? That would be wonderful." tanya Lee Young-ji, Pembawa Acara.

Menanggapi hal tersebut, Park Ji-hoon menerangkan bahwa potensi keuntungan komersial ataupun perkiraan box office bukan menjadi prioritas utamanya sewaktu memilih sebuah proyek seni peran.

"When choosing a project, I do not consider box office potential. I do this because it is enjoyable. I think a lot about 'What can I gain from this work?' and 'What kind of energy or emotion can I feel?' I do not pay much attention to whether it succeeds or fails. I am grateful when it goes very well, but I do not get carried away." ujar Park Ji-hoon, aktor utama film tersebut.

Lee Young-ji kemudian menanyakan lebih lanjut mengenai apakah pencapaian masif ini membuat sang aktor merasa dirinya telah menjelma sebagai sosok yang luar biasa.

"No. That is not my personality. I should feel good things as good, but I cannot feel that. I do not know. Lately, I have been thinking a lot about purity. Even during interviews, I ask myself 'Who am I really?' and 'What does it mean to be an actor?' I have many such concerns. I have not found the answer." respons Park Ji-hoon.

Sebelum pembahasan mendalam itu, Park Ji-hoon juga sempat mengutarakan kebahagiaannya atas performa luar biasa dari sinema yang ia bintangi ketika memberikan kabar terbarunya di awal acara.

"The movie was a huge success," kata Park Ji-hoon.

Lee Young-ji selaku pembawa acara pun memberikan apresiasi mendalam karena kualitas akting Park Ji-hoon dalam film tersebut berhasil menyentuh emosinya secara personal saat menonton langsung di bioskop.

"I watched it at a late-night screening with my manager. I cried uncontrollably. How could he have lived such a hard life?" tutur Lee Young-ji.

Atas apresiasi emosional yang diberikan oleh sang pembawa acara terhadap penampilannya, Park Ji-hoon langsung menyampaikan rasa terima kasihnya.

"Thank you." ucap Park Ji-hoon.

Lee Young-ji menambahkan bahwa rekam jejak akting Park Ji-hoon dalam sejumlah proyek terdahulu seperti serial Weak Hero telah menjadi jaminan kualitas yang membuatnya langsung percaya untuk menonton film tersebut.

"The only full-length drama series I've watched to the end in my life are 'My Love from the Star', 'Goblin', and 'Weak Hero'. Because of those, I subscribed to Wave. That's why I went to see 'The King and the Man Who Lives'. I told myself, 'If Park Ji-hoon is in it, I'll trust it and go.'" ungkap Lee Young-ji.

Seusai membahas pencapaian karier akting, perbincangan keduanya bergeser ke topik mengenai fluktuasi berat badan dan tantangan dalam menjaga penampilan fisik.

"I'm like a rubber band. My face width is different this week compared to last week." ujar Lee Young-ji.

Park Ji-hoon membenarkan keluhan tersebut dan mengaku memiliki nafsu makan yang besar, sehingga berat badannya sangat mudah melonjak apabila tidak dikontrol secara ketat.

"If I don't eat, I lose weight quickly, but if I eat, i gain weight accordingly. I'm currently in a weight-loss phase." tutur Park Ji-hoon.

Pernyataan mengenai fase penurunan berat badan tersebut memicu rasa penasaran dari Lee Young-ji mengenai penggunaan produk klinis populer untuk membantu diet.

"I really love eating. My appetite is strong. Don't you feel the same way these days?" lanjut Park Ji-hoon.

Mendengar keluhan mengenai nafsu makan yang kuat tersebut, Lee Young-ji langsung menanyakan metode medis yang sering digunakan saat ini.

"Wegovy? Mounjaro?" tanya Lee Young-ji.

Park Ji-hoon kemudian mengakui adanya kekhawatiran besar akibat tuntutan profesi yang mengharuskannya memangkas berat badan dalam waktu singkat, meski dirinya merasa takut terhadap prosedur suntikan medis tersebut.

"But I was too scared to get the shots. I worried a lot about it. I had to lose weight rapidly." pungkas Park Ji-hoon.