Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Maros menggencarkan program penagihan pajak kendaraan bermotor (PKB) guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dan pendapatan daerah pada Mei 2026.
Langkah ini diambil menyusul temuan ribuan unit kendaraan yang belum melunasi kewajiban pajak, baik di wilayah Sumatera Selatan maupun Sulawesi Selatan.
Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan menjelaskan bahwa program Siguntang Menyapa dilaksanakan serentak setiap Selasa di seluruh kabupaten dan kota dengan melibatkan Jasa Raharja serta Ditlantas Polda Sumsel.
"Program ini merupakan langkah jemput bola guna memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan," katanya.
Rizwan menambahkan bahwa kegiatan ini menyasar pusat keramaian seperti mal, pasar, hingga perkantoran untuk memperluas jangkauan layanan kepada wajib pajak.
"Melalui program ini, kami hadir langsung di tengah masyarakat agar lebih mudah dan meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban pajak," jelasnya.
Berdasarkan data Aplikasi Siguntang per 5 Mei 2026, terdapat 5.834 unit kendaraan di Sumatera Selatan yang belum membayar pajak, di mana 15,42 persen atau 900 unit di antaranya telah melakukan pelunasan.
"Respons masyarakat cukup baik dan kami optimistis ke depan angka kepatuhan akan terus meningkat," ujarnya.
Sementara itu, di Kabupaten Maros, tercatat sebanyak 11.502 unit kendaraan menunggak pajak hingga April 2026 dengan total nilai mencapai Rp5,01 miliar.
Kasie Pendataan dan Penagihan Bapenda Maros Anas Perwira mengungkapkan kendala di lapangan mencakup kendaraan yang telah berpindah tangan tanpa pelaporan resmi dari pemilik lama.
"Berdasarkan data di lapangan, banyak kendaraan beralamat di Maros sudah pindah tangan ke daerah lain, tapi tidak dilaporkan oleh pemiliknya," ujarnya.
Bapenda Maros akan melakukan aksi door to door serta penempelan stiker khusus pada kendaraan yang terbukti menunggak pajak sebagai bentuk penertiban.
"Penertiban pajak juga dilakukan melalui kerja sama dengan pihak kepolisian dan pemkab Maros," kata Anras.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·