Benarkah Micin Bisa Bikin Otak Lemot? Ini Faktanya

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Jakarta -

Selama puluhan tahun, stigma penyedap rasa atau micin bisa bikin bodoh sudah melekat pada masyarakat. Mitos ini sudah sangat melekat sehingga banyak orang merasa khawatir saat ingin menambahkan sedikit rasa gurih ke dalam masakan mereka.

Bahkan, tak jarang orang tua yang enggan menggunakan micin dalam masakan mereka lantaran 'takut' perkembangan otak Si Kecil terhambat. Namun, benarkah kecerdasan seseorang ditentukan hanya oleh satu jenis bumbu dapur? Faktanya, perkembangan otak manusia jauh lebih kompleks daripada sekadar urusan bumbu.

Kunci utama yang menentukan bagaimana sel-sel otak bekerja secara optimal setiap harinya yaitu makanan bergizi seimbang. Walaupun dalam tingkat yang lebih rendah, MSG juga memiliki kandungan natrium seperti garam dapur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjaga konsumsi natrium harian penting untuk mencegah berbagai macam penyakit berbahaya. Jumlah maksimal konsumsi natrium harian yang dianjurkan sejumlah 2.300 miligram (mg).

Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi natrium dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit seperti hipertensi, hingga penyakit kardiovaskular seperti stroke dan jantung.

"Micin tentunya juga kalau digunakan secukupnya itu juga bisa membantu kita untuk mengurangi asupan garam, itu intinya sebetulnya," jelas Dokter Spesialis Gizi dr Johanes Chandrawinata, SpGK, beberapa waktu lalu.

Sementara, penelitian National Institute of Health (NIH) yang bertajuk 'Effect of monosodium L-glutamate (umami substance) on cognitive function in people with dementia' menyebut Monosodium Glutamat (MSG) tidak merusak fungsi otak, bahkan pada pengidap demensia, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Penelitian tersebut juga menunjukkan ada indikasi MSG yang dapat membantu mempertahankan atau sedikit meningkatkan fungsi kognitif tertentu. Sehingga, dapat disimpulkan meningkatkan cita rasa makanan dengan MSG mungkin memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan kognitif.

Di samping itu, ada sejumlah makanan yang bisa dikonsumsi dengan tambahan micin seperti nasi goreng gila. Nasi goreng gila bisa dipadukan dengan berbagai macam protein seperti daging sapi, ayam, dan telur.

Kemudian, menu makanan yang dapat dikonsumsi dengan tambahan MSG lainnya yaitu sop daging hangat. Kunci utama kelezatan menu ini terletak pada bumbu sop daging yang digunakan.

Terakhir, olahan daging seperti bakso juga dapat dikonsumsi dengan porsi yang wajar. Apalagi, membuat kuah bakso ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan bahan sederhana seperti bawang putih, lada, daun bawang, dan kaldu sapi, kamu sudah bisa menghadirkan kuah bakso hangat dengan cita rasa gurih ala pedagang bakso.

Dengan sedikit kreativitas, makanan yang mengandung MSG dapat diolah menjadi berbagai menu rumahan yang lezat dan tidak membosankan. Jadi, micin tidak membuat bodoh selagi dipadukan dengan makanan yang bernutrisi seimbang ya, detikers!

(anl/ega)