Sepatu menjadi salah satu elemen penting yang dapat menunjang aktivitas lari. Berkat peran yang cukup besar, para pelari biasanya cukup selektif dalam memilih sepatu lari yang akan digunakan.
Banyak di antaranya rela mengeluarkan budget lebih untuk membeli sepatu dengan harga mahal. Selain menunjang penampilan, sebagian pelari juga percaya bahwa sepatu dengan harga tinggi menawarkan kualitas yang lebih optimal.
Meski begitu, ada pula anggapan bahwa performa lari nggak sepenuhnya ditentukan oleh harga sepatu yang dipakai. Teknik berlari dan konsistensi latihan justru dianggap lebih berpengaruh terhadap performa seseorang saat berlari.
Perbedaan pandangan ini juga dirasakan oleh sejumlah teman kumparan yang aktif berlari. Yuk, kepoin pendapat mereka di bawah ini!
Pengaruh Sepatu Mahal terhadap Performa Lari Menurut teman kumparan
teman kumparan Adnan Isa Al Kahfi (31) menuturkan percaya bahwa “ada harga ada kualitas”. Menurutnya, sepatu lari mahal umumnya dibekali teknologi terbaru dengan material yang kualitasnya di atas rata-rata.
Selain itu, perbedaan sepatu mahal dan murah juga terlihat dari material yang digunakan. “Sepatu mahal biasanya disematkan plate (TPU/carbon),” ucapnya.
Adnan menjelaskan, teknologi tersebut bisa membantu pelari bergerak lebih cepat dan efisien karena adanya dorongan dari plate di dalam sepatu. Sementara itu, sepatu lari biasa umumnya nggak punya teknologi tambahan, sehingga kaki harus bekerja lebih ekstra.
Pendapat serupa juga disampaikan teman kumparan Adimas Ibram (27). Menurutnya, ada beberapa keunggulan yang biasanya ditawarkan oleh sepatu lari mahal, di antaranya:
Teknologi yang lebih canggih untuk membantu performa lari
Cushioning yang lebih responsif dan nyaman di kaki
Stabilitas yang lebih baik saat digunakan berlari
Material yang lebih ringan
Beberapa model sudah dilengkapi plate atau midsole khusus yang membantu meningkatkan kecepatan
Meski sepatu premium memiliki banyak kelebihan, Adimas tetap meyakini bahwa kemampuan pelari jadi faktor utama penentu performa. “Tapi tetap, teknologi itu sifatnya membantu, bukan menggantikan kemampuan pelarinya,” ujarnya.
Menurutnya, performa lari tetap harus dibentuk lewat latihan konsisten, strength training, dan drilling untuk membangun kekuatan serta form lari yang benar. Nah, kalau fisik dan teknik larinya sudah bagus, teknologi pada sepatu mahal pun akan bisa terasa maksimal manfaatnya.
Adimas juga berpesan agar jangan minder untuk mulai berlari hanya karena belum punya sepatu mahal, apalagi termakan mindset "sepatu menentukan prestasi".
“Yang paling menentukan tetap latihan dan konsistensi pelarinya,” tegas Adimas.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·