BGN Nabire optimalkan pelayanan 3B di triwulan II 2026

Sedang Trending 4 jam yang lalu
Hingga saat ini jumlah penerima manfaat program MBG dengan kelompok sasaran 3B telah mencapai sekitar 1.200 orang yang tersebar di seluruh wilayah Nabire

Nabire (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita pada triwulan II 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Nabire Marsel Asyerem di Nabire, Jumat, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah evaluasi kinerja pada triwulan I guna memperbaiki sistem pelayanan agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.

“Evaluasi triwulan I menjadi dasar untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Pada triwulan II ini, kami fokus memastikan pelayanan 3B berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah penerima manfaat program MBG dengan kelompok sasaran 3B telah mencapai sekitar 1.200 orang yang tersebar di seluruh wilayah Nabire.

Baca juga: Pemkab Demak berikan trauma healing siswa keracunan MBG

Saat ini sudah ada 14 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif di Nabire sehingga pada triwulan II pelayanan kepada kelompok 3B harus meningkat.

Menurut dia, optimalisasi pelayanan difokuskan pada tiga indikator utama, yakni ketepatan sasaran penerima, kesesuaian jumlah atau gramasi menu berdasarkan standar gizi, serta ketepatan waktu distribusi makanan bergizi.

“Pelayanan harus tepat sasaran sesuai data, tepat jumlah berdasarkan standar gizi, dan tepat waktu agar kualitas makanan tetap terjaga saat diterima masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, untuk mendukung peningkatan kualitas layanan, pihaknya melibatkan tenaga ahli gizi dan akuntan dalam proses evaluasi dan pengawasan program.

Keterlibatan berbagai disiplin ilmu tersebut bertujuan memastikan tata kelola program berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Akademisi nilai Program MBG bantalan kelebihan produksi telur ayam ras

“Sinkronisasi data harga bahan pangan dan standar gizi terus kami lakukan agar pelayanan tetap efisien dan berkualitas,” ujarnya.

Ia berharap, pada triwulan II BGN Nabire dapat menjadi model pelayanan gizi yang profesional dan berdampak nyata dalam menurunkan masalah gizi, khususnya pada kelompok rentan.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan masyarakat, terutama ibu dan anak, mendapatkan hak gizi yang layak,” katanya.

Baca juga: Ekonom: Lonjakan belanja pemerintah jaga ekonomi tak melambat

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.