Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan berdurasi lama di Sumatera Utara pada Senin (4/5/2026) dan dominasi hujan ringan di Jawa Barat untuk Selasa (5/5/2026). Kondisi atmosfer ini memicu risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di wilayah terdampak.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mendoza menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berlangsung cukup lama perlu diwaspadai oleh masyarakat. Fenomena tersebut berisiko terjadi di lereng barat, pantai barat, dan lereng timur wilayah Sumatera Utara.
"Waspadai hujan ringan hingga sedang dalam durasi cukup lama di lereng barat, pantai barat, lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis," kata Defri Mendoza, Prakirawan BBMKG Wilayah I.
Hujan di Sumatera Utara diprediksi meluas ke sebagian besar wilayah pada siang hingga sore hari, mencakup daerah seperti Labuhanbatu, Padang Lawas, hingga Tapanuli Utara. Defri menekankan bahwa akumulasi air dalam durasi yang panjang dapat menyebabkan tanah jenuh sehingga memperbesar peluang terjadinya longsor.
"Waspadai hujan ringan hingga sedang dalam durasi cukup lama di wilayah tersebut karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis," ujar Defri Mendoza, Prakirawan BBMKG Wilayah I.
Selain kondisi di darat, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan barat Kepulauan Nias dan Samudra Hindia hingga 7 Mei 2026. Kecepatan angin di wilayah Sumatera Utara dilaporkan berkisar antara 4 hingga 18 knot.
Prakirawan BMKG Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengimbau para nelayan dan operator kapal tongkang untuk tetap waspada terhadap ketinggian gelombang yang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Peringatan ini ditujukan bagi pengguna perahu kecil jika angin mencapai kecepatan tertentu.
Sementara itu, BMKG juga merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Selasa, 5 Mei 2026, yang didominasi oleh hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Melansir dari Momsmoney, hanya wilayah Kuningan dan Pangandaran yang diprediksi dalam kondisi berawan tanpa guyuran hujan.
Suhu udara di Jawa Barat sangat bervariasi dengan wilayah dataran tinggi seperti Bandung dan Garut mencapai 16 derajat Celsius. Sebaliknya, wilayah pesisir utara seperti Cirebon dan Indramayu tetap terasa hangat dengan suhu maksimal hingga 31 derajat Celsius.
| Kota Bandung | Hujan Ringan | 18–26 |
| Kota Bogor | Hujan Ringan | 23–27 |
| Kota Bekasi | Hujan Ringan | 24–28 |
| Kota Depok | Hujan Ringan | 23–27 |
| Cirebon | Hujan Ringan | 25–28 |
| Pangandaran | Berawan | 23–29 |
| Kuningan | Berawan | 22–27 |
| Garut | Hujan Ringan | 16–23 |
Masyarakat di Jawa Barat diimbau untuk tetap menyiapkan perlengkapan hujan meskipun intensitasnya tergolong ringan. BMKG mengingatkan bahwa tingkat kelembapan udara masih cukup tinggi di hampir seluruh wilayah, yang mendukung pembentukan awan hujan secara konsisten.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·