Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah ibu kota provinsi di Indonesia pada Senin, 20 April 2026.
Prakiraan cuaca menunjukkan peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di 29 wilayah yang berisiko memicu genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor. Fenomena ini mencakup hampir seluruh pulau besar mulai dari Sumatra hingga Papua.
Prakirawan BMKG Rizky menjelaskan kondisi cuaca di Pulau Sumatra yang berpotensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, dan Bengkulu.
"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Palembang dan Bandar Lampung," kata Rizky, Prakirawan BMKG.
Untuk wilayah Pulau Jawa, curah hujan diperkirakan merata di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. BMKG menetapkan status siaga untuk Jawa Barat terkait potensi dampak hujan lebat yang dapat terjadi.
"Kota Mamuju (Sulawesi Barat) dan Manado (Sulawesi Utara) diprakirakan hujan dengan intensitas sedang," ucap Rizky.
Peringatan khusus juga diberikan untuk wilayah Nusa Tenggara Barat yang berpotensi mengalami angin kencang. Sementara itu, wilayah Papua Selatan dan Papua Pegunungan masuk dalam kategori daerah yang harus mewaspadai hujan dengan intensitas sangat lebat.
Pihak BMKG melalui akun resmi Instagram @infoBMKG menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca yang signifikan ini untuk meminimalisir risiko dampak bencana.
“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tulis BMKG.
Berdasarkan data akumulasi curah hujan harian, intensitas hujan di Merauke, Papua Selatan, diprediksi berada pada kategori sedang, sementara wilayah Aceh dan Sumatra Utara tetap diminta waspada terhadap potensi hujan lebat yang berkelanjutan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·