Korea Utara kembali melakukan uji coba kekuatan militer dengan meluncurkan varian terbaru rudal balistik andalannya, Hwasong-11. Peluncuran yang dilakukan pada akhir pekan lalu tersebut disebut memberikan hasil yang sangat akurat.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan rasa puasnya terhadap tingkat presisi yang ditunjukkan oleh rudal tersebut. Senjata ini merupakan hasil dari penelitian intensif selama lima tahun terakhir.
Laporan resmi menyebutkan terdapat lima unit rudal balistik taktis yang ditembakkan pada Ahad, 19 April 2026. Seluruh rudal tersebut dilaporkan berhasil menghantam area sasaran yang terletak di sebuah pulau dengan jarak sekitar 136 km atau 84,5 mil.
Hwasong-11 dikenal sebagai salah satu alutsista paling canggih dalam inventaris militer Korea Utara. Pengembangan rudal ini menjadi bagian penting dari strategi Pyongyang untuk memperkuat kemampuan pengiriman hulu ledak nuklir mereka.
Otoritas Korea Utara secara konsisten melakukan pengujian rudal balistik sebagai bentuk pertahanan diri. Mereka mengklaim langkah tersebut merupakan respons terhadap ancaman dari Amerika Serikat dan Korea Selatan yang dianggap ingin menggulingkan kepemimpinan negara.
Intensitas kegiatan militer ini terus dipantau secara ketat oleh negara-negara tetangga. Pasalnya, aktivitas peluncuran rudal oleh Korea Utara sering kali memicu ketegangan diplomatik dan keamanan di kawasan Asia Timur, terutama bagi Korea Selatan dan Jepang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·