Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada Kamis, 7 Mei 2026. Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang kompleks di wilayah Indonesia.
Dikutip dari Kompas, peningkatan intensitas hujan terjadi seiring dengan perkembangan bibit siklon 93W menjadi siklon tropis. Sistem ini terpantau berada di Samudra Pasifik, tepatnya di sebelah utara Papua Nugini.
Siklon tropis tersebut mencatatkan kecepatan angin maksimum hingga 35 knot dengan tekanan udara minimum mencapai 1000 hPa. Dalam kurun waktu 24 jam ke depan, pergerakan sistem ini menuju arah barat akan memicu pertumbuhan awan hujan secara masif.
Selain keberadaan siklon tropis, BMKG mendeteksi adanya dua sirkulasi siklonik yang terbentuk di wilayah Laut Natuna serta Laut Filipina. Fenomena tersebut menciptakan jalur pertemuan angin atau konvergensi yang memanjang.
Jalur konvergensi ini terpantau membentang dari wilayah Kalimantan Barat hingga mencapai Laut Natuna. Penumpukan massa udara di area ini memperbesar peluang terbentuknya awan hujan dalam skala yang lebih luas.
BMKG juga mengidentifikasi pembentukan jalur konvergensi tambahan di beberapa lokasi strategis lainnya. Titik-titik tersebut meliputi Sumatera Selatan hingga perairan Kepulauan Bangka Belitung serta pesisir selatan Banten menuju Samudra Hindia di barat Lampung.
Kondisi serupa juga terdeteksi di pesisir selatan Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah. Selain itu, wilayah Selat Makassar, Laut Banda, Laut Maluku, hingga Laut Arafuru juga mengalami fenomena atmosfer yang sama.
Daftar Wilayah Waspada Hujan Lebat
Berdasarkan analisis teknis BMKG, terdapat beberapa wilayah yang masuk dalam kategori waspada hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Daerah tersebut meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku.
Untuk wilayah barat Indonesia, beberapa kota diprediksi mengalami hujan disertai kilat atau petir. Wilayah tersebut adalah Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Pontianak, Banjarmasin, serta Tanjung Selor.
Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mengguyur Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangkaraya, dan Samarinda. Kondisi berawan hingga tebal diprediksi terjadi di Serang, Jakarta, dan Surabaya.
Di wilayah timur Indonesia, hujan intensitas sedang berpotensi terjadi di Mamuju. Sedangkan hujan ringan diprediksi melanda Mataram, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayawijaya, serta Merauke.
Wilayah seperti Denpasar, Kupang, Manado, Manokwari, dan Jayapura diperkirakan akan mengalami kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal sepanjang hari tersebut.
Langkah Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Pihak BMKG mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa memperbarui informasi cuaca secara berkala. Pemantauan dapat dilakukan melalui kanal komunikasi resmi, baik melalui situs web maupun akun media sosial lembaga tersebut.
Upaya kewaspadaan dini dinilai sangat krusial guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi. Potensi bencana yang perlu diantisipasi antara lain banjir, tanah longsor, hingga dampak angin kencang di daerah rawan.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·