BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Delapan Provinsi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada 12 hingga 13 Mei 2026. Sebelas provinsi ditetapkan dalam status siaga dan waspada akibat potensi hujan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Kondisi atmosfer tersebut diperkirakan memicu dampak hidrometeorologi seperti luapan air sungai, banjir bandang, hingga tanah longsor. Berdasarkan laporan BMKG sebagaimana dilansir dari Kompas, fenomena ini juga berpotensi dibarengi dengan kemunculan angin kencang di beberapa titik wilayah pemukiman warga.

Otoritas cuaca membagi tingkat risiko ke dalam dua kategori utama untuk memetakan wilayah terdampak. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi penduduk yang tinggal di area rawan bencana demi meminimalisir gangguan pada aktivitas harian serta kerusakan infrastruktur penting.

Berikut adalah rincian pembagian wilayah berdasarkan level risiko cuaca ekstrem yang dirilis oleh BMKG:

Daftar Wilayah Peringatan Dini Cuaca 12-13 Mei 2026KategoriWilayah Terdampak
Siaga (Hujan Lebat - Sangat Lebat)Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku.
Waspada (Hujan Sedang - Lebat)Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan.

Selain ancaman curah hujan tinggi, BMKG memberikan penekanan khusus pada potensi angin kencang yang dapat terjadi secara mendadak. Langkah mitigasi mandiri diharapkan dilakukan oleh masyarakat di daerah aliran sungai dan lereng perbukitan selama periode peringatan dini ini berlangsung.