Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga bagi tujuh daerah di Indonesia yang berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin, 27 April 2026. Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai antisipasi terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh cuaca ekstrem di sejumlah wilayah tanah air.
Data yang dilansir dari Kompas menunjukkan bahwa wilayah dengan status siaga tersebut meliputi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua Pegunungan. Selain hujan lebat, ancaman angin kencang juga diprediksi akan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dan NTT.
BMKG melalui akun Instagram resminya menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan representasi dari estimasi curah hujan tertinggi di tiap provinsi. Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca sebelum memulai aktivitas pada awal pekan tersebut.
"Peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi hujan harian paling tinggi dalam satu provinsi," tulis BMKG.
Lembaga tersebut merinci bahwa tingkat potensi dampak dibedakan menjadi dua level, yakni waspada dan siaga. Pada level waspada, potensi bencana meliputi genangan air, luapan sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas harian warga setempat.
Sementara itu, level siaga memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap keselamatan publik dan keberlangsungan infrastruktur. Bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor besar diperkirakan dapat menghambat layanan publik jika tidak diantisipasi sejak dini.
Pihak BMKG memberikan penegasan mengenai pentingnya faktor kesiapsiagaan dari seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini dinilai menjadi elemen krusial dalam meminimalisir risiko jatuhnya korban atau kerugian materiil akibat cuaca ekstrem.
"Peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi hujan harian paling tinggi dalam satu provinsi," tulis BMKG.
Sebagai langkah mitigasi aktif, otoritas terkait meminta warga untuk segera melapor jika menemukan indikasi bencana di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui kanal digital yang telah disediakan guna percepatan koordinasi penanganan di lapangan.
"Peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi hujan harian paling tinggi dalam satu provinsi," tulis BMKG.
Selain wilayah berstatus siaga, terdapat puluhan provinsi lain yang masuk dalam kategori waspada hujan sedang hingga lebat. Wilayah tersebut tersebar mulai dari Aceh, DKI Jakarta, Kalimantan, hingga wilayah Papua.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·