Jakarta (ANTARA) - PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC (BBYB) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan untuk membukukan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan.
“Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” kata Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk Eri Budiono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Sebagai catatan, laba bersih Perseroan pada 2025 tercatat sebesar Rp565,69 miliar, meningkat tajam dibandingkan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp19,88 miliar.
Adapun RUPST juga menyetujui perubahan susunan direksi sebagai upaya memastikan pengelolaan bank berjalan secara lebih terintegrasi, efektif, serta selaras dengan arah strategi jangka panjang perseroan.
Pemegang saham memutuskan untuk mengangkat Adrian Wibisono Soewardjo dan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Perseroan, yang berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Adrian merupakan bankir dengan pengalaman sekitar 25 tahun di industri perbankan, termasuk di bank dengan layanan digital. Sedangkan Indra merupakan praktisi di bidang manajemen risiko dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri keuangan.
Sementara Aditya Wahyu Windarwo dan Ricko Irwanto yang menjabat sejak tahun 2021, telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Direktur Perseroan.
Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Inkawan D. Jusi sebagai Komisaris Utama Independen PT Bank Neo Commerce Tbk.
Eri menyatakan pencapaian kinerja pada tahun 2025 mencerminkan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental bisnis, menjaga kualitas pertumbuhan, serta meningkatkan efisiensi operasional.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapabilitas organisasi dan mendorong inovasi layanan agar Perseroan dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan sebagai bank dengan layanan digital yang relevan bagi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Baca juga: BNC bukukan laba Rp136,98 miliar pada kuartal I-2026
Baca juga: Raih laba Rp565,69 miliar di 2025, BNC fokus genjot kredit tahun ini
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·