Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan kembali meluncurkan program Sertifikasi Kompetensi tanpa biaya. Program ini ditujukan khusus bagi individu yang telah menyelesaikan Program Pemagangan Nasional pada tahun 2026.
Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan magang untuk melegitimasi keahlian mereka secara formal. Melalui sertifikat yang diakui secara nasional, daya saing tenaga kerja diharapkan dapat meningkat signifikan di pasar industri.
Dilansir dari Kompas, proses pendaftaran periode ini berlangsung singkat, yakni mulai tanggal 8 hingga 15 Mei 2026. Calon peserta dapat mengakses pendaftaran secara daring melalui portal resmi pemerintah di laman maganghub.kemnaker.go.id.
Setelah tahap pendaftaran ditutup, agenda berlanjut pada sesi pelaksanaan sertifikasi. Uji kompetensi tersebut dijadwalkan bakal diselenggarakan mulai 20 Mei hingga berakhir pada 20 Juni 2026.
Penerbitan sertifikat dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang kredibel sesuai dengan bidang keahlian masing-masing individu. Terdapat beragam pilihan yang mencakup berbagai sektor pekerjaan teknis dan administratif.
Pemerintah menyediakan 15 skema sertifikasi yang bisa dipilih berdasarkan pengalaman peserta selama menjalani masa magang. Hal ini memastikan bahwa pengakuan yang diberikan relevan dengan praktik kerja nyata yang telah dilakukan.
Daftar skema yang tersedia meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary (Jenjang 3), Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, dan Pembuatan Desain Grafis.
Selain itu, tersedia pula bidang Menyusun Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Supervisor Sumber Daya Manusia, Pelayanan Pelanggan, serta layanan Front Office.
Bidang teknologi dan teknis lainnya mencakup Operator Komputer, Digital Filing, Produksi Karya Audio Visual, Analis Data, hingga Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Prosedur Pendaftaran di Maganghub
Mekanisme registrasi dilakukan sepenuhnya melalui sistem digital. Calon peserta diwajibkan mengunjungi situs resmi Maganghub Kemnaker dan memilih menu informasi Sertifikasi Kompetensi yang tersedia di halaman utama platform tersebut.
Langkah selanjutnya adalah memilih jadwal asesmen yang tersedia. Bagian ini mencakup detail mengenai lokasi Tempat Uji Kompetensi (TUK), nama LSP yang menangani, jenis skema, serta tanggal pelaksanaan ujian.
Peserta kemudian harus melengkapi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen portofolio tambahan jika diminta oleh sistem. Semua berkas yang masuk akan melewati tahap verifikasi ketat oleh tim LSP sebelum peserta diizinkan mengikuti asesmen.
Bagi peserta yang dinyatakan kompeten dalam asesmen, sertifikat resmi akan diterbitkan oleh pihak LSP. Sertifikat tersebut nantinya tersedia dalam format elektronik (e-sertifikat) yang dapat diunduh langsung melalui akun masing-masing di laman Maganghub Kemnaker.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·