Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melaporkan partisipasi sekitar 100 perusahaan dalam lelang tender tahap kedua proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada Senin (11/5/2026). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya penguatan investasi domestik melalui ekspansi pendanaan global.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, proses lelang tersebut dipastikan akan segera dibuka dalam waktu dekat meskipun jadwal pastinya belum dirilis. Proyek strategis ini menargetkan pengembangan infrastruktur energi di 20 kota yang tersebar di wilayah Indonesia.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan seleksi ketat untuk menentukan mitra yang akan berkolaborasi dalam proyek berkelanjutan tersebut.
"Kita akan buka yang tahap kedua sebentar lagi. Itu akan kita cari partner-partner yang terbaik, sudah hampir 100 lebih yang mendaftar," ujar Pandu Sjahrir, CIO Danantara.
Skema kerja sama nantinya akan melibatkan unit usaha baru di bawah naungan Danantara, yakni PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), yang baru saja diresmikan pada April 2026. Perusahaan-perusahaan yang lolos seleksi akan dimasukkan ke dalam Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) sebagai tahap prakualifikasi.
Pemerintah menetapkan total 33 lokasi untuk pengembangan proyek PLTSa ini secara menyeluruh. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 lokasi prioritas yang ditargetkan dapat menyelesaikan proses pembangunan konstruksi pada tahun 2027 mendatang.
Hingga saat ini, program tersebut baru menetapkan dua mitra operator asal China untuk wilayah Bekasi dan Denpasar. Wangneng Environment Co., Ltd. dipercaya mengelola proyek di Bekasi, sementara Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. bertanggung jawab atas proyek di Denpasar.
Langkah pembukaan DPT kembali ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap beragam teknologi pengelolaan sampah terbaru dari berbagai negara. Target akhir dari seluruh rangkaian proyek pengolahan sampah menjadi energi ini diproyeksikan rampung secara total pada tahun 2029.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·