PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyediakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 dengan plafon pinjaman mencapai Rp500 juta bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) per April 2026. Program ini bertujuan memperkuat struktur permodalan dan menjaga keberlanjutan operasional usaha kecil di tengah kebijakan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan pada level 4,75 persen.
Skema suku bunga yang ditawarkan bersifat kompetitif dan berjenjang sesuai dengan kategori program yang dipilih oleh debitur. Berdasarkan laporan mediaindonesia.com, KUR Super Mikro dikenakan bunga efektif 3 persen per tahun, sedangkan untuk kategori Mikro dan Kecil dipatok sebesar 6 persen efektif per tahun bagi pemohon pertama.
Pemerintah juga memberlakukan kenaikan suku bunga bagi debitur yang melakukan pengajuan berulang atau suplesi untuk kedua hingga keempat kalinya. Pada tahap ini, tarif bunga akan disesuaikan secara bertahap mulai dari 7 persen, 8 persen, hingga mencapai 9 persen.
Calon debitur diwajibkan memiliki unit usaha produktif yang telah beroperasi sekurang-kurangnya selama enam bulan sebagai syarat utama kriteria umum. Selain itu, pemohon tidak boleh sedang menerima kredit produktif dari lembaga perbankan lain, kecuali pinjaman konsumtif seperti KPR atau kartu kredit dalam status pembayaran yang lancar.
Persyaratan administrasi meliputi dokumen identitas berupa e-KTP, Kartu Keluarga, serta bukti legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan dari kelurahan. Bagi pengajuan pinjaman dengan nilai plafon di atas Rp50 juta, nasabah diwajibkan menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Proses pengajuan fasilitas ini dapat dilakukan melalui dua kanal, yakni secara luring dengan mendatangi unit kerja BRI terdekat atau daring melalui portal kur.bri.co.id dan aplikasi BRIMO. Langkah digital memungkinkan pelaku usaha mengunggah dokumen pendukung secara mandiri untuk memulai proses verifikasi serta survei lapangan oleh petugas bank.
| Rp10.000.000 | ± Rp860.664 | ± Rp443.206 | ± Rp304.219 |
| Rp50.000.000 | ± Rp4.303.321 | ± Rp2.216.031 | ± Rp1.521.097 |
| Rp100.000.000 | ± Rp8.606.643 | ± Rp4.432.061 | ± Rp3.042.194 |
Kelancaran persetujuan kredit sangat bergantung pada riwayat pengecekan SLIK OJK yang bersih serta profil risiko masing-masing calon debitur. Pihak bank menyarankan agar dana pinjaman yang diperoleh difokuskan sepenuhnya untuk kebutuhan modal kerja atau investasi guna memacu produktivitas sektor UMKM.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·