BTPN Syariah Bagikan Dividen Tunai Rp660 Miliar Hasil Laba 2025

Sedang Trending 3 hari yang lalu

PT Bank BTPN Syariah Tbk memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp85,70 per lembar saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (16/4/2026). Total dana yang dialokasikan mencapai Rp660 miliar bagi para pemegang saham.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan dividen tahun buku 2024 yang tercatat sebesar Rp268,78 miliar atau Rp34,5 per saham. Alokasi dividen kali ini setara dengan 55 persen dari total laba bersih perseroan selama tahun 2025.

Dilansir dari Money, emiten perbankan syariah ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun sepanjang 2025, tumbuh 13 persen secara tahunan. Manajemen juga mengalokasikan Rp521 miliar dari laba bersih tersebut sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal perusahaan.

Direktur Kepatuhan sekaligus Corporate Secretary BTPN Syariah Arief Ismail menjelaskan tujuan dari pembagian dividen tersebut dalam pernyataan resminya.

"Ini sebagai komitmen dan apresiasi terhadap stakeholders, khususnya investor, yang sudah memercayakan Bank BTPN Syariah dalam memberdayakan masyarakat inklusi," ujar Arief Ismail, Direktur Kepatuhan sekaligus Corporate Secretary BTPN Syariah.

Hingga akhir tahun buku, perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp10,35 triliun dengan rasio keuangan yang tetap terjaga. Return on Asset (ROA) tercatat pada angka 7,2 persen sementara Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai level 57,7 persen.

Selain menyepakati urusan keuangan, RUPST juga menetapkan perubahan pada struktur kepemimpinan di dewan komisaris. Mulya Effendi Siregar kini menjabat sebagai komisaris utama untuk menggantikan Kemal Azis Stamboel, sementara Sendiaty Sondy diangkat sebagai komisaris baru.