PT Bank BTPN Syariah merombak susunan dewan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Kamis (16/4/2026) di Jakarta. Langkah strategis ini mencakup penunjukan pimpinan baru untuk memperkuat pengawasan perusahaan.
Dilansir dari Money, para pemegang saham secara resmi menyetujui pengangkatan Mulya Effendi Siregar sebagai Komisaris Utama perseroan yang baru. Mulya mengisi posisi yang sebelumnya dijabat oleh Kemal Azis Stamboel setelah masa tugasnya berakhir.
Arief Ismail, Direktur Kepatuhan sekaligus Corporate Secretary BTPN Syariah, memberikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh Kemal Azis Stamboel selama periode kepemimpinannya di perusahaan tersebut.
"Melalui kepemimpinan, arahan strategis, serta pengawasan yang kuat, Bapak Kemal telah berperan penting dalam memperkuat komitmen BTPN Syariah mendorong akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat prasejahtera produktif di Indonesia," ujarnya Arief Ismail, Direktur Kepatuhan BTPN Syariah.
Selain posisi ketua, RUPST juga menetapkan Sendiaty Sondy sebagai komisaris baru guna memperkokoh struktur manajemen risiko internal bank. Sendiaty sebelumnya menjabat sebagai Head of Risk Management di PT Bank SMBC Indonesia.
"Dengan bergabungnya Ibu Sendiaty Sondy sebagai Komisaris, BTPN Syariah semakin memperkuat komitmen perseroan dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik," ucap Arief Ismail, Direktur Kepatuhan BTPN Syariah.
Sendiaty memiliki rekam jejak panjang selama tiga dekade di industri perbankan global, termasuk pengalaman di Deutsche Bank cabang Jakarta, London, hingga Singapura. Ia juga pernah memimpin implementasi Central Liability System saat berkarier di Bank Danamon.
"Berbekal pengalaman panjang dan mendalam di bidang perbankan, khususnya dalam fungsi pengawasan dan manajemen risiko, kehadiran Ibu Sendiaty diharapkan dapat mendukung BTPN Syariah untuk terus memperluas akses layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat inklusi di berbagai pelosok Indonesia yang belum tersentuh layanan perbankan," tuturnya Arief Ismail, Direktur Kepatuhan BTPN Syariah.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·