Perum Bulog berencana untuk menghidupkan lagi program beras Natura untuk ASN maupun TNI dan Polri. Hal ini dilakukan untuk mempercepat distribusi beras di tengah stok yang melimpah.
Meski demikian, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan saat ini rencana tersebut masih menunggu restu.
"Mudah-mudahan kalau memang dapat restu, dulu-dulu kita TNI, Polri, maupun ASN itu dapat (beras) Natura. Mumpung beras Bulog itu berlimpah, kami sarankan untuk ke depannya TNI, Polri, dan ASN juga mendapat beras Bulog seperti Natura zaman-zaman dahulu waktu kita masih kecil-kecil,” kata Rizal di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (6/5).
Rizal menjelaskan nantinya beras Natura merupakan beras medium. Selain rencana menghidupkan kembali beras Natura, Rizal juga menjelaskan cara lain untuk meningkatkan distribusi seperti melibatkan TNI, Polri, Pemda, retail modern sampai Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.
Terkait stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini Rizal menjelaskan angkanya sudah mencapai 5,2 juta ton.
“Kami laporkan bahwa sampai dengan hari ini, stok beras Bulog totalnya adalah mencapai 5,2 juta ton beras. Ini pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia Merdeka, beras Indonesia terbanyak di hari ini,” ujarnya.
Sementara terkait serapan Bulog terhadap gabah petani, Rizal menuturkan capaiannya sudah mencapai 2,4 juta ton. Angka itu sudah melebihi setengah dari target 4 juta ton di tahun ini.
“Per tanggal 6 Mei ini, kami sudah mencapai lebih dari 2,4 juta ton. Jadi hampir mencapai sekitar 60 persen dari total 4 juta ton tersebut. Ini semua berkat sinergi dan kerja sama yang luar biasa dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kemudian teman-teman PPL, teman-teman TNI, Polri, yang membantu di lapangan,” kata Rizal.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·