Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sedang Trending 10 jam yang lalu

Langkah ini memicu penurunan harga energi dan meredakan kekhawatiran stagflasi di kawasan tersebut.

Indeks STOXX 50 zona Euro memimpin penguatan dengan kenaikan 2 persen ke level 6.054, diikuti oleh STOXX 600 pan-Eropa yang menyentuh level tertinggi sejak Februari. 

Di Jerman, indeks DAX melonjak ke posisi tertinggi dalam tujuh minggu didorong oleh sektor teknologi dan manufaktur seperti Infineon dan Siemens. DAX melonjak lebih dari 2 persen mendekati 24.700. 

Saham Siemens dan Siemens Energy keduanya meningkat lebih dari 3 persen. 

Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis terangkat 2 persen dan ditutup di level 8.425. Penguatan ini didorong oleh performa solid sektor barang mewah seperti Hermes dan LVMH, yang masing-masing sahamnya naik 5,2 persen dan 3,2 persen. Saham L'Oreal bertambah 2 persen. Sektor perbankan solid yang dipimpin oleh BNP Paribas di tengah prospek perbaikan kualitas kredit. 

Di bursa London, FTSE 100 naik lebih dari 0,5 persen, mencapai level tertinggi dalam enam minggu, eskipun kenaikannya tertahan oleh koreksi dalam pada saham-saham raksasa energi seperti BP dan Shell yang terdampak anjloknya harga komoditas. 

Namun, sektor perjalanan seperti EasyJet dan IAG justru menjadi pemenang utama karena penurunan biaya bahan bakar. 

Secara keseluruhan, pergerakan pasar mencerminkan pergeseran modal dari sektor energi dan utilitas menuju sektor siklikal, industri, dan keuangan yang diuntungkan oleh meredanya tekanan inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih stabil. rmol news logo article