Gelandang bertahan asal Brasil, Casemiro, menyampaikan salam perpisahan emosional kepada para suporter Manchester United di Stadion Old Trafford setelah merampungkan pertandingan terakhirnya bersama klub tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Momen perpisahan pemain berusia 34 tahun itu memicu gelombang respons haru dari para pendukung Setan Merah di berbagai platform media sosial. Mantan pemain Real Madrid tersebut menegaskan bahwa klub barunya nanti tidak akan mengurangi rasa cintanya pada Manchester United.
"Terima kasih kepada semua orang, kepada para pemain, kepada staf, kepada semua orang, tetapi hal terbaik di klub ini adalah Anda, para penggemar. Terima kasih," ujar Casemiro.
Pemain yang mendarat di Manchester pada Agustus 2022 ini memastikan dirinya beserta keluarga akan terus memberikan dukungan bagi Setan Merah pada masa mendatang. Komitmen tersebut ia sampaikan di hadapan publik Old Trafford.
"Ini sangat istimewa dan saya akan selalu membawa klub ini bersama saya sepanjang hidup saya. Saya akan selalu menjadi penggemar Manchester United, begitu juga seluruh keluarga saya," lanjut Casemiro.
Ungkapan kesetiaan yang mendalam kembali ditegaskan oleh sang pemain tengah dalam pidato perpisahannya. Ia menyamakan identitas sepak bolanya di Inggris dengan warna kebanggaan klub.
"Di Inggris, saya berwarna merah, saya adalah pendukung Manchester United sampai mati," kata Casemiro.
Ungkapan emosional dari lini tengah tersebut langsung memicu reaksi luas dari netizen di media sosial X dan Instagram. Ribuan komentar apresiatif mengalir untuk menghormati kontribusi sang pemain yang pernah membawa klub memenangi trofi Carabao Cup.
"Selalu all out tiap match, sempat ragu awal kedatangannya. Tapi dia membuktikan dengan class nya. Form is temporary, class is permanent," tulis netizen pertama.
Para pendukung memberikan rasa hormat yang tinggi atas kerja keras yang ditunjukkan sang gelandang. Penghargaan ini diberikan atas totalitasnya sejak masa transisi klub yang penuh tantangan.
"Terima kasih Casemiro, pejuang sejati di lini tengah MU," tulis netizen kedua.
Kedatangan sang pemain ke Old Trafford awalnya sempat menuai keraguan akibat faktor usia. Namun, kontribusinya di lapangan dinilai krusial bagi stabilitas ruang ganti dan permainan tim.
"Dia datang saat MU sedang sulit dan tetap memberi segalanya di lapangan. Respect," komentar netizen ketiga.
Keputusan hengkang ini juga disamakan oleh sebagian suporter dengan momentum pensiunnya para pemain legendaris dunia. Langkah ini dianggap sebagai akhir yang terhormat.
"Sign out waktu lagi di peak performance, kayak Kroos pas pensiun dr Real Madrid. Good move. Legend ❤️," kata @strootsys.
Dedikasi tinggi yang diperlihatkan sang pemain membuatnya ditempatkan sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik pasca-era kepemimpinan Sir Alex Ferguson. Karakter kepemimpinannya dinilai meninggalkan kesan magis.
"Di era yang penuh gejolak dan transisi ini, Casemiro adalah jangkar bagi king emyu, bukan cuma di lapangan, tapi juga di ruang ganti. Melihat pemain sekelas dia begitu emosional saat pamitan membuktikan kalau United itu magisnya beda. Dia selamanya bagian dari teater impian Old Trafford," tulis @TheWCjournal.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak manajemen maupun pemain terkait klub baru yang akan diperkuat oleh Casemiro setelah meninggalkan Manchester United.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·