Corinthians memastikan diri lolos ke babak 16 besar Copa do Brasil 2026 setelah menumbangkan Barra-SC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Neo Quimica Arena, Sao Paulo, pada Kamis (14/5/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini membuat tim berjuluk Timao tersebut unggul agregat 2-0.
Hasil positif di hadapan 32.704 penonton yang memadati stadion dikonfirmasi melalui gol tunggal Yuri Alberto pada menit ke-38 babak kedua. Melansir laporan resmi Corinthians, lawan mereka di babak selanjutnya baru akan ditentukan melalui pengundian oleh CBF pada 26 Mei mendatang.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, dengan Corinthians mendominasi penguasaan bola namun kesulitan membongkar pertahanan tamu. Rodrigo Garro nyaris membawa tuan rumah unggul lebih awal jika tendangan bebasnya tidak membentur tiang gawang pada babak pertama.
Kericuhan sempat terjadi di media sosial terkait keputusan wasit yang tidak memberikan penalti saat Yuri Alberto ditarik oleh Everton Alemao di pertengahan babak pertama. Meski ada protes keras dari para pemain, wasit tetap melanjutkan pertandingan sebagaimana dilaporkan oleh Lance.
Penyerang utama Corinthians, Yuri Alberto, mengungkapkan rasa leganya setelah berhasil memutus paceklik gol dalam sembilan pertandingan terakhir. Ia tampil dengan nama "Gusmaozin" di jersey sebagai bagian dari kampanye pemasaran obat generik.
"Estava me sacrificando pela equipe. A gente sabe que, defensivamente, melhoramos bastante, mas eu e o Garro estamos tendo que contribuir um pouco mais. Então é uma energia que eu não estou acostumado a doar. Mas graças a Deus, eu estou entrando no ritmo do Diniz. Devagar, as coisas vão acontecendo, as oportunidades de gol vão aumentando, e eu vou poder chegar com mais energia para fazer o gol" ujar Yuri Alberto kepada UOL.
Pemain bernomor punggung sembilan itu juga mengakui bahwa Barra-SC memberikan perlawanan sengit karena mereka harus mengejar ketertinggalan agregat. Kiper lawan, Ewerton, sempat melakukan beberapa penyelamatan krusial sebelum akhirnya gawangnya bobol di penghujung laga.
"Jogo difícil, eles sabiam que o resultado era positivo para nós, eles tinham que vir para o tudo ou nada. Foi uma partida difícil, tivemos oportunidades no primeiro tempo, mas o goleiro fez boas defesas" kata Yuri Alberto.
Mengenai nama unik di punggungnya, Yuri menjelaskan bahwa itu merupakan penghormatan bagi ayahnya yang dikenal dengan sapaan Gusmao di kampung halaman mereka. Ia berniat memberikan jersey bersejarah tersebut kepada sang ayah.
"Uma camisa eu vou mandar para o pessoal da quebrada, e a outra eu vou dar para o meu pai, que ele pediu. Lá em São José, o pessoal chama ele de Gusmão, e consequentemente eu sou o Gusmãozinho. Essa aqui é em homenagem a ele" jelas Yuri Alberto.
Laga ini mencatatkan pendapatan sebesar R$ 2.004.914,53 bagi tuan rumah. Setelah keberhasilan ini, skuat asuhan Fernando Diniz akan mengalihkan fokus ke kompetisi Brasileirao untuk menghadapi Botafogo di Stadion Nilton Santos pada Minggu (17/5/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·