Danantara Indonesia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses operasional PT PLN (Persero) menyusul insiden mati listrik total atau blackout di sembilan provinsi wilayah Sumatra sejak Jumat (22/5/2026).
Dilansir dari Money, pemadaman listrik secara massal tersebut berlangsung sejak pukul 18.44 WIB dan sistem kelistrikan baru dinyatakan pulih sepenuhnya pada Minggu (24/5/2026) pukul 05.00 WIB. Dampak dari gangguan ini menyebabkan masyarakat mengalami pemadaman rata-rata 6 hingga 10 jam per hari, bahkan wilayah terparah seperti Medan mencapai 19 jam.
Langkah evaluasi komprehensif ini mencakup peninjauan proses bisnis, pelacakan penyebab utama blackout, hingga penyusunan langkah mitigasi ke depan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria menegaskan peninjauan ulang akan menyasar seluruh lini proses kerja di tubuh PLN.
"Tentu, PLN kita akan melakukan review keseluruhan daripada prosesnya. Nanti akan kita review prosesnya, termasuk juga penyebabnya, kemudian antisipasi ke depan," ungkap Dony Oskaria.
Pihak manajemen Danantara kini memprioritaskan penguatan sistem pencegahan agar stabilitas pasokan listrik di masa mendatang dapat lebih terjamin.
"Yang paling penting kan mitigasi ke depan, supaya ini tidak terjadi lagi," tegas Dony Oskaria.
Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat dengan menerjunkan tim investigasi khusus langsung ke lapangan untuk memeriksa titik gangguan operasional.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa gangguan stabilitas pada jaringan transmisi akibat faktor alam menjadi pemicu utama lumpuhnya sistem kelistrikan Sumatra.
"Ini kan ada persoalan yang jaringan transmisi, itu kan ada kesambar petir di Merangin. Dengan ada sambar petir tersebut itu berdampak terhadap kestabilan sistem," ujar Yuliot Tanjung.
Gangguan di wilayah Merangin tersebut berdampak luas lantaran pasokan listrik untuk Sumatra bagian utara selama ini masih sangat bergantung pada aliran daya dari wilayah selatan.
"Jadi pada saat terjadi gangguan, seluruh sistem mengalami blackout," kata Yuliot Tanjung.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·