Gelandang Real Madrid Dani Ceballos dilaporkan telah memutus komunikasi secara total dengan pelatihnya, Alvaro Arbeloa, menyusul perselisihan sengit yang terjadi pada Kamis waktu setempat. Ketegangan ini memicu permintaan sang pemain untuk tidak lagi diajak bicara oleh sang pelatih hingga sisa musim kompetisi berakhir.
Krisis hubungan ini bermula setelah Ceballos pulih dari cedera panjang yang membuatnya absen dalam lima pertandingan liga dan tiga laga Liga Champions. Meski telah mengantongi lampu hijau dari tim medis, mantan pemain Arsenal tersebut tetap tidak dilibatkan dalam skuad untuk babak eliminasi melawan Bayern maupun laga domestik kontra Girona, Alaves, dan Betis.
Frustrasi pemain asal Spanyol tersebut memuncak setelah dirinya tidak diikutsertakan dalam perjalanan tim menuju Sevilla. Untuk mencari kejelasan mengenai perannya di dalam tim, Ceballos meminta pertemuan tatap muka dengan Arbeloa yang berakhir dengan kegagalan diplomasi menurut laporan media Spanyol, Marca.
Situasi internal yang memanas ini diperkirakan akan mengakhiri masa bakti Ceballos di Santiago Bernabeu lebih cepat. Walaupun kontraknya masih tersisa hingga 2027, proses transfer permanen pada bursa mendatang dinilai sebagai solusi terbaik bagi kedua belah pihak guna meredakan gesekan di ruang ganti.
Data statistik menunjukkan penurunan drastis keterlibatan Ceballos yang hanya mencatatkan 22 penampilan dengan tujuh kali sebagai starter pada musim ini. Angka tersebut berbanding terbalik dengan musim lalu saat ia tampil dalam 45 pertandingan di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Sejumlah klub Eropa mulai memantau situasi ini, termasuk minat dari Olympique Marseille dan peluang untuk kembali ke klub lamanya, Real Betis. Nilai pasar Ceballos yang saat ini berada di angka tujuh juta euro diprediksi akan memudahkan negosiasi bagi klub yang berminat memboyongnya keluar dari Madrid.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·