Darwin Nunez Akhiri Kontrak dengan Al&Hilal Akibat Regulasi Liga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penyerang berkebangsaan Uruguay, Darwin Nunez, secara resmi menyepakati pemutusan kontrak dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal, pada Rabu (6/5/2026). Kesepakatan ini diambil setelah sang pemain tidak didaftarkan dalam kompetisi domestik sejak Februari lalu akibat keterbatasan kuota pemain asing.

Regulasi Liga Pro Saudi saat ini hanya memperbolehkan klub mendaftarkan delapan pemain asing kelahiran sebelum tahun 2003. Posisi Nunez di skuat utama tergeser menyusul kehadiran mantan bintang Real Madrid, Karim Benzema, yang direkrut Al-Hilal pada jendela transfer Januari lalu.

Keputusan Nunez untuk hengkang didasari pada ambisi mempertahankan kelangsungan karier profesionalnya di level tertinggi. Meski mendapatkan bayaran sebesar £400.000 per minggu di Riyadh, pemain berusia 26 tahun tersebut harus menjalani latihan terpisah dari rekan-rekan setimnya selama beberapa bulan terakhir.

Catatan statistik menunjukkan Nunez sebenarnya tampil produktif sebelum namanya dibekukan dari daftar pemain klub. Mantan penggawa Benfica tersebut berhasil mengoleksi enam gol dan empat assist dalam 16 pertandingan liga domestik musim ini.

Karier Nunez sebelum menuju Timur Tengah diwarnai dengan pencapaian trofi Liga Inggris bersama Liverpool selama tiga musim masa pengabdian di Anfield. Namun, kinerjanya sempat mendapatkan penilaian negatif dari manajer The Reds saat ini terkait standar kerja yang ditunjukkannya.

"unacceptable" kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Komentar tersebut merujuk pada ketidakpuasan Slot terhadap etos kerja Nunez sebelum akhirnya sang pemain dilepas ke Al-Hilal pada Agustus tahun lalu dengan nilai transfer £46 juta. Selama membela klub asal Inggris tersebut, ia tercatat mencetak total 40 gol dari 143 penampilan.

Media asal Uruguay mengabarkan bahwa Nunez kini sedang menjajaki opsi untuk kembali merumput di liga-liga elite Eropa. Langkah ini diambil sang penyerang sebagai upaya untuk mengembalikan performa terbaiknya setelah kehilangan tempat di skuat utama Al-Hilal.