Dasco, Ketua OJK, hingga Danantara Sambangi BEI di Tengah Pelemahan IHSG

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Ketua OJK Friderica Widyasari, hingga Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyambangi BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Sejumlah pejabat mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Selasa (19/5) di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Terpantau ada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, hingga Kepala BP BUMN Dony Oskaria.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG pada perdagangan sesi I tercatat turun 202,971 poin atau 3,08 persen ke level 6.396,268. Pelemahan terjadi setelah IHSG dibuka di level 6.599,213 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.635,127 sebelum akhirnya terus bergerak turun hingga level terendah 6.376,343.

Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR bersama regulator dan otoritas pasar modal tengah berupaya menjaga kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.

“Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global, yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa,” ujar Dasco di Gedung BEI.

Menurut dia, diskusi juga menyoroti upaya memperkuat investor domestik, khususnya investor ritel yang terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

“Dengan kami kemudian mendengarkan paparan dari pemerintah bursa bagaimana mereka kemudian menyempurnakan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan juga kemudian membuat para investor lokal yang merasa nyaman,” katanya.

Dasco optimistis pasar modal Indonesia akan semakin kuat seiring pertumbuhan investor ritel dan kondisi fundamental ekonomi domestik yang dinilai tetap baik.

“Sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah dan itu kemudian dengan fundamental yang ada kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat,” ujarnya.

Ilustrasi IHSG. Foto: Devara Udayana/Shutterstock

Dia berharap langkah perbaikan yang dilakukan regulator dan otoritas pasar dapat mulai menunjukkan hasil setelah akhir Mei mendatang.

“Mudah-mudahan kita akan melihat langsung setelah tanggal 29 [Mei MSCI] ini semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan memiliki hasil,” kata Dasco.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menilai pergerakan IHSG saat ini mulai lebih mencerminkan fundamental pasar dibanding hanya dipengaruhi sentimen jangka pendek.

“Kita melihat pergerakan indeks kita sudah lebih secara fundamental dan juga sekarang IHSG pergerakannya juga relatif sejalan dengan indeks acuan MSCI, maupun subindeks utama seperti LQ45 dan juga IDX30 dan juga IDX80,” ujar Friderica.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan proses pembentukan harga saham atau price discovery di pasar modal RI kini lebih sehat.

“Ini mencerminkan price discovery yang lebih fundamental tadi sebelum saya sampaikan di mana pergerakan saham lebih ditopang oleh aspek fundamental dibandingkan oleh sentimen semata,” katanya.

Friderica juga menilai berbagai pembenahan regulasi dan pengawasan yang dilakukan otoritas pasar modal mulai menunjukkan hasil positif.

“Jadi ini menurut kami sangat baik perbaikan-perbaikan yang dilakukan,” imbuh dia.

instagram embed