Dave Brailsford Resmi Tinggalkan Jabatan Direktur Manchester United

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sir Dave Brailsford secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Direktur Manchester United pada 30 April 2026 sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran oleh INEOS. Langkah ini menandai kembalinya Brailsford ke peran penuh waktu sebagai Direktur Olahraga INEOS setelah setahun mengelola operasional sepak bola di Old Trafford.

Dilansir dari laporan Sports Mole dan Daily Star, dokumen klub mengonfirmasi bahwa posisi Brailsford telah dihentikan secara administratif. Meskipun namanya sempat muncul dalam program pertandingan melawan Liverpool akhir pekan lalu, proses internal telah menetapkan kepergiannya dari jajaran dewan direksi klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Brailsford bergabung pada awal 2024 menyusul investasi minoritas Sir Jim Ratcliffe dan memimpin perombakan fasilitas latihan serta penunjukan eksekutif kunci. Selama masa transisi, ia mengawasi periode sulit saat Manchester United finis di urutan ke-15 klasemen Liga Inggris musim 2024-2025 di bawah arahan Ruben Amorim.

Kini kendali operasional sepenuhnya berada di tangan CEO Omar Berrada dan Direktur Teknis Jason Wilcox. Fokus manajemen saat ini beralih pada penentuan pelatih tetap, dengan Michael Carrick menjadi kandidat kuat setelah mencatatkan 10 kemenangan dari 14 pertandingan selama menjabat sebagai pelatih interim.

Masa kepemimpinan Brailsford juga diwarnai kebijakan efisiensi anggaran yang drastis di bawah arahan Ratcliffe, termasuk pemutusan hubungan kerja ratusan karyawan. Ratcliffe memberikan pembelaan terbuka terhadap kebijakan pengurangan biaya yang memicu perdebatan di internal klub tersebut.

"Manchester United has become mediocre," kata Ratcliffe kepada fanzine United We Stand.

Pemilik INEOS tersebut menegaskan bahwa keputusan sulit diperlukan untuk mengembalikan kejayaan klub ke level tertinggi sepak bola dunia. Ia menilai tanpa keberanian mengambil langkah yang tidak populer, maka tidak akan ada perubahan signifikan yang terjadi.

"It is supposed to be one of the best football clubs in the world. We have to make some difficult and unpopular decisions. If you shy away from the difficult decisions, then nothing much is going to change," tegas Ratcliffe.

Terlepas dari gejolak manajemen, performa tim di lapangan mulai stabil dan Manchester United telah mengamankan tiket Liga Champions untuk musim 2026-2027. Saat ini klub menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan pengumuman pelatih permanen yang diperkirakan rilis sebelum musim berakhir.