Dean Zandbergen Cetak Dua Gol Saat VVV&Venlo Kalahkan Almere City

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penyerang VVV-Venlo, Dean Zandbergen, berhasil mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Almere City pada laga pekan ke-38 Eerste Divisie di Stadion De Koel, Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB. Penampilan impresif ini sekaligus menandai berakhirnya kompetisi kasta kedua Liga Belanda musim 2025/2026.

Zandbergen mencatatkan gol pertamanya pada menit ke-31 dan menggandakan keunggulannya pada menit ke-43 untuk membawa tim berjuluk The Good Old meraih poin penuh. Kemenangan ini menempatkan VVV-Venlo di posisi ke-13 klasemen akhir dengan total raihan 45 poin dari 38 pertandingan sepanjang musim.

Statistik menunjukkan bahwa pemain berusia 24 tahun tersebut telah memproduksi total 15 gol dan tiga assist dari 34 penampilannya musim ini. Capaian ini membuat Zandbergen masuk dalam jajaran penyerang produktif di kompetisi tersebut, meskipun ia juga tercatat menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah.

Ketajaman Zandbergen di lini depan memicu diskusi mengenai peluangnya memperkuat Timnas Indonesia karena memiliki garis keturunan dari ibunya yang berasal dari Depok, Jawa Barat. Pemain bertinggi badan 188 cm ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi opsi penyegaran di sektor serangan skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman.

"Jadi, ya, saya akan berbohong kalau bilang saya tidak menginginkannya. Bisa bermain untuk sebuah negara," ucap Zandbergen melalui kanal YouTube FC AFKICKEN.

Pemain kelahiran Zoetermeer tersebut juga mengungkapkan bahwa ia masih memiliki kerabat di Indonesia yang menjadi motivasi tersendiri baginya untuk membela tanah air leluhurnya. Zandbergen menyebut kesempatan mengenakan seragam Merah Putih merupakan sebuah impian bagi karier sepak bolanya.

"Dalam hal ini dari pihak ibu saya juga masih ada keluarga di sana, itu memang sebuah impian," tutur Zandbergen.

Meskipun Zandbergen menunjukkan minat tinggi, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa federasi belum memiliki rencana untuk menambah pemain naturalisasi dalam waktu dekat. Fokus utama PSSI saat ini adalah memaksimalkan potensi pemain yang sudah tersedia dalam skuad asuhan pelatih John Herdman.

"Belum ada, kita pada saat ini sama coach John Herdman tetap memprioritaskan pemain-pemain yang ada saat ini," ujar Erick Thohir.

Erick menambahkan bahwa belum ada komunikasi resmi yang dilakukan dengan pemain diaspora terkait proses perpindahan kewarganegaraan. Langkah ini diambil untuk memastikan tim nasional tetap fokus menghadapi agenda internasional mendatang tanpa gangguan spekulasi penambahan pemain baru.

"Dan sampai hari ini kita belum ada bicara naturalisasi tambahan," sambung Erick Thohir.