Debut Band Metal Ukraina Jinjer di Hammersonic Festival 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

BAND metal progresif asal Ukraina, Jinjer, tampil pertama kali di Tanah Air melalui acara Hammersonic Festival 2026. Grup yang digawangi oleh Tatiana Shmayluk (vokal), Roman Ibramkhalilov (gitar), Eugene Abdukhanov (bass), dan Vladislav Ulasevich (drum) itu bermain selama 50 menit di Sonicstage hari pertama pada Sabtu, 2 Mei 2026, di NICE PIK 2, Tangerang.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kehadiran Jinjer menjadi salah satu penampil dengan nama besar internasional di hari pertama Hammersonic Festival 2026, selain Parkway Drive sebagai headliner. Jinjer tampil dengan energi panggung yang eksplosif dan karakter musik yang kompleks, sehingga menyajikan warna unik dalam ranah progressive metalcore dan groove metal.

Jinjer membuka aksi panggungnya dengan lagu “Duél” ketika Tatiana yang mengenakan gaun mengeluarkan campuran suara growl dan scream yang langsung menghentakkan panggung. Lalu mereka melanjutkan dengan lagu  “Green Serpent” dan “Fast Draw”, dan jeda. “Apa kabar kalian semua? Ini pertama kali kami menyambangi Indonesia,” kata Tatiana menyapa penonton.

Tak berhenti di situ, sebab Jinjer berlanjut memainkan lagu “Vortex” dan “Tantrum”, sementara penonton tampak memperhatikan gaya Tatiana di atas panggung yang energik. Kemudian Jinjer membawakan “Teacher, Teacher!”, saat beberapa teknik vokal seperti scream, growl, hingga clean digunakan Tatiana mencapai puncaknya.

Unit metalcore asal Ukraina, Jinjer, ketika debut penampilan di Indonesia dalam acara Hammersonic Festival di NICE PIK 2, Tangerang, 2 Mei 2026. Tempo/Bagus Pribadi

Tatiana tampak leluasa mengisi panggung saat Roman dan Eugene berada nyaris di pinggir panggung sibuk memainkan gitar dan bass. “Hedonist” dan “Perennial” pun berayun dari ketukan cepat hingga sedikit lambat diiringi vokal jernih dari Tatiana. 

Sebagai penutup aksi panggungnya, Jinjer memainkan “Someone's Daughter” yang didedikasikan Tatiana untuk penonton perempuan di Hammersonic 2026. Lalu dilanjutkan dengan lagu terpopuler mereka, “Pisces” untuk melengkapi penampilan perdana Jinjer di Indonesia.

Jinjer salah satu band bergenre musik keras yang dibentuk pada 2009 di Donetsk, Ukraina, lalu berkembang menjadi salah satu band metal modern paling berpengaruh di dunia. Mereka berhasil memadukan riff teknikal dan permainan tempo yang dinamis, serta kemampuan vokal Tatiana dalam menyelaraskan teriakan growl menggelegar dengan suara clean manis yang emosional.

Diskografi mereka mencakup album debut Inhale, Don’t Breathe (2012), disusul Cloud Factory (2014) yang memperkenalkan Jinjer ke kancah internasional. Kesuksesan besar datang lewat King of Everything (2016) dan single fenomenal “Pisces”, yang viral di berbagai platform digital berkat penampilan vokal Tatiana yang memukau. Album berikutnya, Macro (2019) dan Wallflowers (2021), semakin memperkuat reputasi Jinjer sebagai kekuatan baru di dunia metal rock dengan pendekatan musikal yang cerdas dan lirik yang reflektif.