Dinkes DKI beri kiat pilih ikan segar salah satunya lewat ciri mata

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta memberikan kiat bagi masyarakat untuk memilih ikan segar, salah satunya dilihat dari mata ikan yang tampak bening atau jernih.

"Ciri ikan segar itu dari mata. Mata ikan itu terlihat bening atau jernih, lalu cerah, cembung, dan terlihat menonjol," kata Penanggungjawab Program Gizi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ana Zunaenah dalam acara terkait "Ikan-ikan Sehat dan Kaya Gizi" di Jakarta, Selasa.

Ikan segar biasanya memiliki warna insang yang terlihat merah, dan berlendir bening, kemudian daging ikan terasa kenyal, dan apabila ditekan maka daging cepat kembali seperti semula.

"Lalu sisiknya itu menempel kuat pada kulit, dinding perutnya elastis, dan tidak berbau, aromanya terkesan segar," kata Ana.

Berikutnya, apabila masyarakat membeli ikan utuh, ikan yang segar apabila dimasukkan ke dalam air akan mengambang, tidak tenggelam.

Baca juga: Kampanye Gemarikan untuk tingkatan konsumsi ikan di Jakarta

Sebaliknya, ikan yang busuk atau tidak layak dikonsumsi memiliki ciri-ciri seperti mata terlihat pudar, berkerut, cekung. Lalu, warna insangnya terlihat cokelat, kelabu atau bahkan kehitaman karena tertutup lendir keruh.

"Lalu aromanya itu tidak segar, menyengat bahkan. Kalau sudah busuk bahkan dari jauh saja sudah tercium aromanya. Kemudian dagingnya itu lembek, mudah hancur, warnanya merah terutama di sekitar punggung ikannya, lalu sisiknya juga mudah lepas, dan jika di air itu dia tenggelam," jelas Ana.

Untuk memastikan ikan yang dibeli segar, Ana menyarankan warga memperhatikan tempat pembelian. "Belinya di tempat yang terpercaya, seperti misalnya di pasar yang memang punya tempat tersendiri, kemudian bisa di minimarket ataupun supermarket ataupun di tempat lainnya yang memang khusus untuk menjual ikan," kata dia.

Dia menambahkan, ikan mengandung berbagai zat gizi termasuk protein, asam lemak omega-3, vitamin, kalsium, dan zat besi. Protein hewani bermanfaat untuk membantu pertumbuhan anak, pembentukan otot, dan perbaikan jaringan tubuh.

Asam lemak omega 3 terutama pada ikan laut seperti ikan tuna, kembung atau sarden berfungsi untuk meningkatkan kecerdasan otak anak, mendukung perkembangan janin, menjaga kesehatan jantung, dan membantu mencegah peradangan.

"Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, menjaga tekanan darah, dan juga mengurangi kolesterol jahat," kata Ana.

Baca juga: Sudinkes Jaktim ingatkan risiko diare dari konsumsi ikan sapu-sapu

Baca juga: DKI bakal berikan 200 ribu benih ikan kepada warga di Kepulauan Seribu

Baca juga: DKI pantau kesehatan ikan dan rumput laut di Pulau Seribu

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.