Petenis kualifikasi asal Kroasia, Dino Prizmic, secara mengejutkan menumbangkan unggulan utama Novak Djokovic dengan skor 2-6, 6-2, 6-4 pada putaran kedua Italian Open di Foro Italico, Sabtu, 9 Mei 2026. Hasil ini menandai kekalahan pertama Djokovic dari pemain babak kualifikasi dalam turnamen ATP Masters 1000 di lapangan tanah liat.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Djokovic yang baru kembali berkompetisi setelah absen di Miami Open dan Madrid Open akibat cedera bahu. Petenis peringkat satu dunia itu mengakui penampilannya saat ini belum mencapai level yang dibutuhkan untuk bersaing memperebutkan gelar Grand Slam ke-25 di French Open mendatang.
"I don't know. I hope so." jawab Djokovic saat ditanya mengenai kesiapannya menghadapi turnamen di Paris mendatang dilansir dari beIN SPORTS.
Djokovic menyatakan bahwa kondisi fisiknya menentukan intensitas latihan yang bisa ia jalani, namun hasil di lapangan tetap sulit untuk diprediksi. Ia juga memberikan apresiasi khusus atas performa lawannya yang masih berusia 20 tahun tersebut.
"The situation is what it is. You make the most out of it. I train hard. I train as much as my body allows me to. Then how it turns out on the court, that's really unpredictable." jelas Djokovic.
Meskipun kecewa dengan hasil pertandingan yang singkat, Djokovic mengaku tetap puas karena telah berusaha memberikan perlawanan maksimal hingga akhir laga. Ia merasa masih tertinggal dalam hal kecepatan reaksi di lapangan.
"I want to congratulate Dino. I came in to have a match or more." kata Djokovic.
Petenis asal Serbia itu menyadari kekurangannya dalam mencapai level tertinggi untuk melaju jauh di turnamen besar. Ia mengonfirmasi tidak akan mengikuti turnamen pemanasan lain sebelum French Open dimulai pada 24 Mei 2026.
"Unfortunately, it was only a match, but it's alright. I'm please at least that I fought until the end." tutur Djokovic.
Djokovic juga memuji peningkatan signifikan pada pukulan forehand Prizmic saat mereka bersalaman di net setelah pertandingan berakhir. Ia menilai kerja keras tim Prizmic telah membuahkan hasil yang sangat baik.
"Obviously, I see what I'm missing. I'm late by half a step. I'm definitely not where I want to be for the highest level, to compete at the highest level and to be able to get far." tegas Djokovic.
Di sisi lain, Dino Prizmic yang kini menempati peringkat 79 dunia tampil tenang meski sempat kalah di set pertama. Prizmic mencatat bahwa level permainan idolanya tersebut mulai menurun setelah set pembuka yang luar biasa.
"It was a big moment for me. It was also a big thing to share the court with a legend." ujar Prizmic sebagaimana dikutip dari Tennis Majors.
Prizmic merasakan momentum kemenangan saat ia berhasil unggul cepat di awal set kedua. Keberhasilan mematahkan servis Djokovic membuatnya semakin percaya diri untuk memenangkan pertandingan.
"At the end of the first set, I felt his level dropped a little bit." ungkap Prizmic.
Kemenangan ini menjadi pembalasan manis bagi Prizmic yang sebelumnya kalah dari Djokovic di Australia Open 2024. Ia mengakui bahwa kondisi Djokovic yang sudah lama tidak bertanding memberikan sedikit keuntungan baginya.
"At the beginning of the second set, I was up 2-0. I thought: now I can play against him." lanjut Prizmic.
Petenis muda itu merasa performa forehand miliknya sangat luar biasa selama pertandingan berlangsung. Ia terus memaksimalkan senjata utamanya tersebut untuk menekan pertahanan lawan.
"Today I felt my forehand unbelievable. I played as much as I can with my forehand on the court. It was very important." tutur Prizmic.
Prizmic menjelaskan bahwa pengalaman bermain di sejumlah pertandingan ATP Tour belakangan ini telah meningkatkan kepercayaan dirinya di lapangan. Kemenangan atas pemain sepuluh besar di Madrid sebelumnya menjadi modal penting baginya.
"Now he didn't play for a while, so it was easier." tambah Prizmic.
Meski mengidolakan Djokovic sejak kecil, Prizmic tetap fokus pada tugasnya sebagai petenis profesional. Ia tidak pernah membayangkan sebelumnya bisa mengalahkan sang legenda di turnamen sepenting Italian Open.
"I played a couple of matches on the ATP Tour now, lots of matches in a row. I feel very confident on court." jelas Prizmic.
Prizmic kini bersiap menghadapi babak selanjutnya setelah mendapatkan waktu istirahat pada hari Minggu. Ia menekankan pentingnya pemulihan fisik agar bisa kembali menampilkan permainan terbaik di babak kedua.
"Not really, to be honest. Not really. But today it happened." pungkas Prizmic.
"I have another match in two days, so I just need to recover as much as I can and play my best tennis." tutup Prizmic.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·