Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menegaskan pihaknya fokus pemulihan operasional, pendampingan pelanggan dan keluarga terdampak, serta penguatan keselamatan perjalanan kereta api pascainsiden Bekasi Timur.
"Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga (korban insiden Bekasi Timur), serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” kata Bobby dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Bobby melakukan peninjauan langsung terhadap operasional perjalanan kereta api, mencakup layanan Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh di lintas Manggarai hingga Bekasi Timur, guna memastikan perjalanan berjalan aman dan semakin terkendali menjelang hari kerja.
Kunjungan dimulai dari Stasiun Manggarai sebagai simpul utama operasional, dilanjutkan menyusuri lintas Bekasi hingga Stasiun Bekasi Timur untuk melihat langsung kondisi perjalanan kereta rel listrik (KRL), kelancaran kereta api jarak jauh, serta layanan pendampingan yang berlangsung di lokasi.
Baca juga: KAI perkuat sinergi tingkatkan keselamatan di perlintasan kereta
Di Bekasi Timur, perhatian tertuju pada Posko Informasi yang menjadi ruang pendampingan bagi pelanggan dan keluarga.
Peninjauan kemudian berlanjut ke RS Primaya Bekasi Timur dan RS Primaya Bekasi Barat untuk memastikan kondisi pelanggan yang masih menjalani perawatan, sekaligus menyampaikan dukungan secara langsung.
Bobby juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang hadir selama proses penanganan. Di area Stasiun Bekasi Timur, rangkaian bunga dan ungkapan doa dari masyarakat tampak tersusun sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para pelanggan yang terdampak.
“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah," ujar Bobby.
Sejalan proses pemulihan yang terus berjalan, KAI melakukan pemantauan kondisi pelanggan secara berkala. Per Minggu (3/5) pukul 07.00 WIB, tercatat 81 pelanggan yang dirawat telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan, sementara 19 pelanggan lainnya masih penanganan lanjutan di rumah sakit.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·